BAIT.ID – Ambisi Borneo FC Samarinda untuk menggebrak kancah sepak bola nasional maupun regional musim BRI Super League 2026/2027 mendapat dukungan baru. PT Pupuk Kaltim (PKT) resmi memperpanjang komitmennya untuk berdiri di belakang Pesut Etam, menandai tahun kelima kolaborasi apik dua kebanggaan Kaltim ini.
Keputusan sponsor utama ini bukan tanpa alasan. Musim lalu, skuad kebanggaan warga Samarinda tampil menggila dengan menyegel status runner-up liga sekaligus menceploskan 74 gol sepanjang kompetisi. Torehan mentereng tersebut tak cuma melambungkan nama klub di pentas domestik, tapi juga membuka tiket terbang ke kancah regional lewat ajang AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, menegaskan bahwa konsistensi performa serta visi jangka panjang klub menjadi pertimbangan utama pihaknya terus bergandengan tangan dengan Pesut Etam.
“Kami melihat perkembangan Borneo FC dan capaian yang diraih dalam kompetisi nasional sebagai salah satu alasan penting bagi Pupuk Kaltim untuk melanjutkan dukungan ini. Borneo FC tidak hanya menunjukkan performa yang apik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil di level regional,” ujar Maslani, Kamis, 1 Oktober 2026 lalu.
Tak sekadar mengejar trofi di tim utama, kolaborasi lima tahun ini juga difokuskan untuk mengalirkan energi positif ke akar rumput. PKT dan manajemen Pesut Etam sepakat memperkuat proyek pembinaan pemain muda, khususnya di wilayah Kaltim dan Bontang, demi melahirkan bintang-bintang masa depan sepak bola tanah air.
Direktur Utama Borneo FC, Ponaryo Astaman, menyambut hangat loyalitas sang sponsor yang terus konsisten mengawal langkah klub mengarungi ketatnya kompetisi. “Borneo FC mengapresiasi keberlanjutan dukungan dari Pupuk Kaltim yang telah memasuki tahun kelima. Kami memiliki semangat yang sama untuk memajukan sepak bola Indonesia dan pembinaan talenta muda ke depan,” ungkap Ponaryo.
Dengan sokongan yang kian solid ini, Pesut Etam dipastikan makin siap terbang tinggi, baik dalam memburu mahkota juara liga maupun saat mengibarkan panji sepak bola Indonesia di panggung Asia. (csv)








