Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan Kerja Disnakertrans Kaltim

Rabu, 19 November 2025
Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi

BAIT.ID – Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Data Kaltim Dalam Angka mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 berada di angka 5,18 persen, turun dari 5,33 persen pada Februari 2025. Penurunan ini menjadi sinyal positif dari berbagai program pembinaan tenaga kerja yang digerakkan pemerintah daerah. “Salah satu program strategis untuk mencapai visi tersebut adalah pelaksanaan pelatihan kerja berbasis klaster kompetensi melalui Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Dalam Negeri,” jelasnya, Rabu 19 November 2025.

Baca juga  DPRD Kaltim Genjot Finalisasi Ranperda Lingkungan, Dunia Usaha Diminta Aktif Beri Masukan

Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi, mengatakan bahwa upaya menekan angka pengangguran sejalan dengan Visi Pembangunan Kaltim. Terutama misi menghadirkan sumber daya manusia yang unggul dan sejahtera. Program ini dirancang agar pencari kerja memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Pelatihan vokasi menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja, bahkan berpotensi membuka usaha sendiri. Sementara program pemagangan memberi pengalaman nyata di perusahaan, dibimbing instruktur atau pekerja yang sudah berpengalaman,” tambah Rozani.

Baca juga  Sasar Celah Regulasi, LBH Samarinda Siap Gugat Program UKT Gratis Pemprov Kaltim

Melalui pendekatan terpadu, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keahlian praktis yang dibutuhkan industri saat ini.Program pelatihan kerja 2025 dilaksanakan dalam dua tahap: pelatihan vokasi selama satu bulan dan pemagangan selama tiga bulan. Tahap pertama digelar di 14 lembaga pelatihan kerja swasta se-Kaltim. Tahap kedua, peserta mengikuti pemagangan di perusahaan yang telah menjalin perjanjian kerja sama.

Baca juga  Borneo FC Bidik Kemenangan, Fokus Pertahankan Catatan Impresif

Setiap peserta nantinya akan menerima pengakuan kualifikasi kompetensi dari lembaga pelatihan dan perusahaan tempat magang. “Tahun ini ada 352 peserta dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam Paser Utara, dan Paser yang mengikuti program ini. Mereka ditempatkan di 117 perusahaan dengan berbagai bidang, mulai dari desain grafis, general office, housekeeping, barista, pewarnaan rambut, pangkas rambut pria, hingga make up artist,” tutup Rozani. (csv)

Bagikan