Samarinda Dorong Kolaborasi Air Bersih, DPRD Ingatkan: Jangan Lupakan Warga Pinggiran

Sabtu, 25 Oktober 2025
anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar

BAIT.ID – Muncul wacana besar tiga kota di Kaltim memanfaatkan Sungai Mahakam sebagai sumber air baku. Tetapi anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengingatkan agar masyarakat pinggiran kota tidak kembali menjadi penonton.

Rencana kerja sama lintas wilayah antara Kota Samarinda, Balikpapan, dan Bontang itu digagas melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) masing-masing daerah. Meskipun masih dalam tahap pematangan strategi, kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab masalah klasik, ketimpangan distribusi air bersih di sejumlah kawasan, terutama di wilayah pesisir dan pinggiran kota.

Baca juga  Pedagang Pasar Pagi Samarinda Mulai Didata Ulang

Anhar menilai langkah pemanfaatan Sungai Mahakam sebagai sumber air baku merupakan upaya konkret mengatasi keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. “Kami tentu mendukung selama program ini menyentuh kemaslahatan masyarakat luas,” ujar Anhar.

Namun, ia mengingatkan agar kerja sama tersebut tidak hanya menjadi proyek seremonial antardaerah. Pemkot Samarinda, katanya, harus memastikan seluruh wilayahnya terlayani air bersih secara menyeluruh. “Masih ada kawasan yang belum tersentuh air bersih, seperti Kelurahan Bukuan di Kecamatan Palaran. Ini harus jadi perhatian sebelum bicara soal distribusi ke daerah lain,” tegasnya.

Baca juga  Pemkot Samarinda Siapkan Langkah Strategis Tangani Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kolaborasi tiga kota itu juga berpotensi menambah pemasukan daerah. Pasokan air bersih lintas wilayah, menurut Anhar, bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi Samarinda jika dikelola dengan baik. “Selain kebutuhan air warga terpenuhi, kerja sama ini juga bisa menguntungkan daerah dari sisi pendapatan,” tambahnya.

Politikus yang dikenal vokal terhadap isu pelayanan publik itu berharap, kolaborasi Samarinda, Balikpapan, dan Bontang benar-benar menjadi solusi jangka panjang atas keluhan warga pinggiran. “Dengan kerja sama ini, semoga masyarakat tak lagi mengeluhkan minimnya fasilitas air bersih yang selama ini menjadi momok di banyak wilayah,” pungkasnya. (csv)

Baca juga  Pengendalian Banjir Samarinda Dibahas, Pemkot dan BWS Siapkan Strategi Bersama
Bagikan