Sasar Kursi di Tiap Dapil, PAN Samarinda Panaskan Mesin Politik Lewat Muscab Serentak

Senin, 9 Maret 2026
Suasana Muscab DPD PAN yang sekaligus jadi ajang konsolidasi partai untuk persiapan pemilu mendatang.

BAIT.ID – Meski genderang pesta demokrasi masih cukup jauh, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Samarinda enggan membuang waktu untuk berleha-leha. Partai berlambang matahari putih ini mulai memanaskan mesin politiknya dengan merampungkan struktur kepengurusan hingga ke akar rumput.

Langkah taktis ini diwujudkan melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 10 kecamatan se-Kota Samarinda pada Minggu, 9 Maret 2026. Agenda ini menjadi sinyal kuat bahwa PAN tengah melakukan akselerasi untuk memperkokoh fondasi organisasi di Kota Tepian.

Baca juga  Pemkot Samarinda Siapkan Langkah Strategis Tangani Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor

Ketua DPD PAN Samarinda, Suparno, menegaskan bahwa langkah maraton ini merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Targetnya jelas, seluruh struktur di tingkat cabang harus sudah rampung dan terkonsolidasi sebelum bulan Maret berakhir.

“Agenda ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan ajang konsolidasi total bagi seluruh pengurus, kader, hingga simpatisan. Nama-nama formatur dari tiap kecamatan sudah dikantongi dan segera kami kirim ke DPW PAN Kaltim untuk penerbitan SK,” ujar Suparno.

Dengan rampungnya struktur kepengurusan, PAN kini mulai mengalihkan fokus pada penguatan basis massa. Suparno secara terbuka mematok target ambisius namun realistis pada pemilu mendatang, yakni mengamankan minimal lima kursi di parlemen kota.

Baca juga  Pantang Kendor! Borneo FC Geber Latihan Malam demi Jaga Takhta di Bulan Ramadan

Ambisi ini membawa misi khusus, keterwakilan di setiap daerah pemilihan (dapil). PAN Samarinda berambisi memutus tren negatif di Dapil Samarinda Ulu, yang dalam tiga edisi pemilu legislatif terakhir selalu gagal mengantarkan kader mereka ke kursi DPRD.

Untuk mencapai target “pecah telur” tersebut, Suparno menekankan tiga strategi utama, penguatan basis dengan langsung menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Mematangkan figur untuk calon legislatif yang memiliki elektabilitas dan kapabilitas tinggi. Penetrasi dapil untuk memastikan tidak ada wilayah yang kosong dari pergerakan kader.

Baca juga  Pemprov Kaltim Terus Lobi Kementerian PAN-RB, Perjuangkan Honorer Non Data Base

“Target kami minimal lima kursi. Artinya, tidak boleh ada dapil yang kosong. Semua harus ada perwakilan PAN,” tegasnya.

Setelah proses Muscab ini tuntas, langkah selanjutnya bagi PAN Samarinda adalah menunggu penetapan resmi dan pelantikan pengurus baru untuk segera tancap gas memulai kerja-kerja elektoral. (csv)

Bagikan