BAIT.ID – Borneo FC Samarinda bergerak cepat memanaskan bursa transfer jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut resmi mengamankan jasa bek sayap berpengalaman, Ardi Idrus, dengan status pinjaman dari Bhayangkara FC.
Langkah ini diambil manajemen Borneo FC untuk memperkokoh tembok pertahanan mereka. Di usia 32 tahun, Ardi diproyeksikan tidak hanya sebagai pelapis, tetapi juga sebagai mentor bagi barisan pemain muda berbakat yang menghuni skuad kebanggaan warga Samarinda tersebut.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut positif kedatangan eks pemain Persib Bandung tersebut. Menurutnya, jam terbang tinggi yang dimiliki Ardi di kancah Liga 1 akan menjadi aset berharga bagi strategi tim di paruh musim kedua.
“Pengalaman dan kemampuannya semoga bisa menjadi kontribusi positif di dalam tim,” ungkap Lefundes singkat namun penuh optimisme.
Ardi Idrus dinilai memiliki atribut defensif yang solid serta kedisiplinan posisi yang mumpuni. Hal ini diyakini bakal memberikan fleksibilitas taktis bagi Lefundes dalam meramu lini belakang yang lebih sulit ditembus lawan.
Meski beralih status sebagai pemain pinjaman, kualitas Ardi tidak perlu diragukan. Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 302 menit bermain bersama Bhayangkara FC. Statistik tersebut membuktikan bahwa pemain kelahiran Ternate ini masih berada dalam kondisi fisik prima dan siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan bergabungnya Ardi Idrus, Borneo FC kini menatap putaran kedua dengan kepercayaan diri tinggi. Kedalam skuad yang kian mumpuni membuat Pesut Etam semakin siap bersaing di papan atas klasemen Super League musim ini. (csv)








