Tak Lagi Hanya Mahasiswa Baru, Program ‘Gratispol’ Kaltim Kini Sasar Mahasiswa Semester Lanjutan

Senin, 12 Januari 2026
Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni (istimewa)

BAIT.ID – Kabar gembira bagi mahasiswa asal Kaltim. Pemprov) Kaltim memastikan program Gratispol di sektor pendidikan bakal berjalan penuh melalui APBD 2026. Menariknya, skema bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya hanya menyasar mahasiswa baru, kini diperluas untuk mereka yang sedang menempuh semester lanjutan.

Langkah ini menandai pergeseran kebijakan yang lebih inklusif. Jika pada tahun 2025 bantuan UKT punya ruang lingkup yang terbatas, mulai tahun depan seluruh mahasiswa asal Bumi Etam yang memenuhi syarat, baik maba maupun mahasiswa lama, berhak mendapatkan pembiayaan penuh.

Baca juga  Krisis Pengawasan Tambang: 32 Orang Kawal 200 Tambang di Kaltim

Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa perluasan ini merupakan hasil evaluasi dari kebijakan tahun sebelumnya. Pemerintah ingin memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah di tengah jalan hanya karena kendala biaya.

“Tahun 2026, seluruh mahasiswa Kalimantan Timur yang memenuhi syarat akan mendapatkan pembiayaan UKT. Berbeda dengan 2025 yang hanya untuk mahasiswa semester baru,” ungkap Sri Wahyuni dalam keterangannya baru-baru ini.

Baca juga  Pemprov Kaltim Harap Sektor Properti Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Sri, kebijakan ini dirancang agar mahasiswa bisa lebih fokus pada prestasi dan pengembangan diri tanpa harus terbebani tagihan semesteran yang seringkali menjadi momok bagi keluarga kurang mampu.

Di balik kebijakan ini, ada misi besar yang diusung pasangan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Kaltim yang kini berstatus sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dianggap butuh amunisi SDM yang tidak main-main kualitasnya.

Baca juga  Borneo FC Fokus Matangkan Persiapan Jelang Hadapi Persik Kediri

Pendidikan tinggi dipandang bukan lagi sebagai kemewahan, melainkan fondasi agar pemuda lokal mampu bersaing dan tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Pemprov pun berjanji akan memperketat koordinasi dengan berbagai perguruan tinggi agar penyaluran dana Gratispol ini tetap akuntabel dan tepat sasaran.

Dengan anggaran yang sudah dipatok di APBD 2026, program ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi lahirnya generasi baru Kaltim yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan global. (csv)

Bagikan