BAIT.ID – Borneo FC Samarinda mendapat keuntungan krusial jelang laga super big match kontra Persib Bandung, Minggu 15 Maret 2026. mendatang. Tim kebanggaan warga Samarinda tersebut dipastikan tidak akan menghadapi jenderal lapangan tengah Maung Bandung, Thom Haye.
Pemain diaspora andalan Persib tersebut terpaksa menepi dari skuad akibat hukuman akumulasi kartu kuning. Absennya Haye menjadi kehilangan besar bagi tim tamu, mengingat perannya yang sangat sentral dalam mengatur ritme permainan di lini tengah.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa sang gelandang menjadi satu-satunya penggawa yang absen dalam lawatan ke Stadion Segiri. “Sekarang hanya satu pemain Persib yang tidak bisa bermain, yaitu Thom Haye karena mendapat akumulasi kartu kuning,” ungkap juru taktik asal Kroasia tersebut.
Ketidakhadiran Haye dalam sesi latihan terbaru skuad Maung Bandung sempat memicu spekulasi. Namun, Hodak mengklarifikasi bahwa sang pemain tengah mendapatkan izin khusus untuk pulang ke Belanda.
Selain menjalani hukuman kartu, momen ini bertepatan dengan kabar bahagia dari keluarga Haye yang baru saja dikaruniai seorang bayi laki-laki. Memasuki jeda kompetisi, manajemen Persib memberikan lampu hijau bagi Haye untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya.
“Karena kami akan memasuki masa libur, saya membiarkan dia pergi. Kita semua tahu dia baru dikaruniai seorang bayi laki-laki,” tambah Hodak.
Meski berada jauh dari tim, kondisi fisik eks pemain Heerenveen tersebut dipastikan tetap terpantau. Haye tetap diwajibkan menjalani program latihan mandiri sebelum nantinya kembali bergabung dengan Marc Klok dan kawan-kawan setelah masa jeda berakhir.
Absennya Haye tentu menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh lini tengah Borneo FC. Tanpa visi bermain dan akurasi umpan jarak jauh khas Haye, aliran bola Persib diprediksi akan mengalami perubahan signifikan.
Ini menjadi momentum bagi anak asuh Fabio Lefundes untuk mengamankan poin penuh di kandang dan memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen. Dukungan penuh suporter di Samarinda diharapkan menjadi energi tambahan untuk menundukkan sang rival bebuyutan. (csv)







