Xiaomi 17 Pro Hadir dengan Layar Belakang Serbaguna, Gimmick atau Inovasi Nyata?

Kamis, 23 Oktober 2025
Xiaomi mengenalkan teknologi layar belakang yang diterapkan di handphone keluaran terbaru mereka. (istimewa)

BAIT.ID – Xiaomi kembali menantang batas desain smartphone modern lewat seri terbarunya, Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max. Tak hanya membawa peningkatan pada performa dan kamera, kedua ponsel ini tampil unik dengan layar kedua di bagian belakang. Fitur yang langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar teknologi.

Layar belakang Xiaomi 17 Pro bukan hanya pemanis desain. Panel mini ini bisa digunakan untuk melihat notifikasi, mengambil swafoto menggunakan kamera utama, hingga berinteraksi dengan aplikasi dan game tertentu, tanpa harus menyalakan layar utama.

Baca juga  Mie Bancir, Sensasi "Nyemek" Penuh Rempah dari Kota Seribu Sungai

Pengguna juga bisa menyesuaikan tampilannya. Ada gaya jam sederhana, wallpaper animasi, seni digital, hingga karakter hewan virtual Xiaomi yang berubah ekspresi mengikuti kondisi ponsel—misalnya tampak lelah ketika baterai hampir habis.

Xiaomi turut menawarkan Casing Konsol Genggam Retro sebagai aksesori opsional. Saat dipasang, casing ini menambahkan tombol fisik dan memungkinkan pengguna memainkan game langsung dari layar belakang—memberikan sensasi nostalgia ala Game Boy dalam balutan smartphone modern.

Baca juga  Sie Kameng, Kari Kambing Legendaris yang Jadi Kebanggaan Meja Makan Aceh

Menariknya, layar belakang juga bisa berfungsi sebagai viewfinder kamera utama, memungkinkan pengguna mengambil selfie dengan kualitas lebih baik sambil tetap mengakses mode pemotretan lengkap.

Selain itu, beberapa aplikasi kini bisa menampilkan notifikasi real-time di layar belakang, seperti jadwal penerbangan, status pesanan makanan, atau kontrol musik. Pengguna bahkan dapat menyematkan kode QR, jadwal harian, hingga catatan singkat agar bisa diakses sekilas tanpa membuka ponsel sepenuhnya.

Baca juga  Way Kambas, Rumah Gajah Sumatra yang Menyapa Wisatawan

Melalui inovasi layar belakang ini, Xiaomi tampak ingin menggoyang kebiasaan lama pengguna smartphone—bahwa interaksi utama tak harus selalu lewat layar depan.

Namun seperti halnya inovasi lain, nilai gunanya tetap bergantung pada pengguna. Bagi sebagian orang, layar belakang ini mungkin hanya fitur tambahan. Tapi bagi yang lain, ini adalah sentuhan futuristik yang menambah kenyamanan, kepraktisan, dan personalisasi dalam pengalaman memakai smartphone. (csv)

Bagikan