BAIT.ID – Borneo FC Samarinda tidak hanya merayakan raihan tiga poin krusial usai membekuk Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 2025/26. Laga tersebut juga menjadi panggung emosional bagi sang juru gedor, Habibi Jusuf, yang akhirnya kembali merumput setelah dihantam cedera panjang.
Meski hanya turun sebagai pemain pengganti di masa injury time, kehadiran Habibi menjadi sinyal positif bagi skuat asuhan Fabio Lefundes. Sembilan bulan menepi dari lapangan hijau tentu bukan waktu yang singkat, dan kembalinya Habibi ibarat “tenaga baru” bagi Borneo FC yang tengah memanaskan persaingan di papan atas klasemen.
Eks penggawa Sriwijaya FC ini tak menampik bahwa ada gejolak adrenalin dan rasa cemas saat instruksi pergantian pemain diberikan. Maklum, absen selama hampir satu musim penuh bisa meruntuhkan mental tanding pemain manapun.
“Jujur, saya sempat merasa sangat takut sebelum masuk ke lapangan karena sudah terlalu lama absen. Tapi begitu menginjak rumput, alhamdulillah semua berjalan sesuai keinginan,” ungkap Habibi dilansir dari laman resmi liga.
Dengan sisa tiga pertandingan krusial, Habibi berambisi mengembalikan sentuhannya demi membantu Borneo FC mengamankan posisi terbaik. Targetnya jelas, sapu berih poin maksimal di tiga sisa laga kompetisi.
Tetapi dirinya sadar jika saat ini pemulihannya belum berjalan maksimal. Kondisi fisik masih bertahap dipulihkan menuju 100 persen. Belum lagi dirinya perlu juga mengembalikan match feel dan insting gol.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut hangat kembalinya sang striker. Baginya, Habibi adalah kepingan puzzle yang hilang di lini depan. “Dia adalah pemain yang sangat penting bagi skema tim. Kami telah menunggunya cukup lama. Saya berharap di sisa laga ini, dia bisa memberikan kontribusi maksimal dengan performanya,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Kembalinya Habibi Jusuf kini menjadi harapan baru bagi publik Samarinda. Apakah sang striker mampu mencetak gol penentu di laga-laga pamungkas nanti? Layak kita nantikan! (csv)








