Takluk Dari Java United, Borneo FC Mendominasi Tapi Minim Eksekusi

Senin, 12 Oktober 2026
Bek Borneo FC, Iago Mendonca saat berduel dengan penyerang Java United. Hasil pahit harus diterima Pesut Etam pada laga ini usai kalah 2-1 dari Java United. (istimewa)

BAIT.ID – Asa Borneo FC Samarinda untuk membawa pulang poin dari markas Java United pupus. Skuad berjuluk Pesut Etam harus bertekuk lutut usai dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan BRI Super League.​

Minimnya waktu persiapan disinyalir menjadi biang keladi di balik tumbangnya Borneo FC di kandang lawan. Meski sejatinya tampil dominan dalam penguasaan bola dan unggul dalam penciptaan shots on target, efektivitas penyelesaian akhir yang minim membuat armada Samarinda pulang dengan tangan hampa.

​Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, tak menampik bahwa keterbatasan waktu persiapan sangat memengaruhi performa anak asuhnya di lapangan. Timnya tercatat hanya melakoni satu kali sesi latihan sebelum bertandang ke Semarang.

Baca juga  APBD Samarinda Diklaim Sehat untuk Biayai Pembangunan Kota

“Jelas hasilnya tidak bagus karena kami kalah. Kami sudah berjuang keras untuk setidaknya meraih hasil imbang dalam pertandingan tandang ini. Namun, mengingat persiapan kami hanya satu sesi latihan sebelum laga, saya mengapresiasi kerja keras para pemain di lapangan,” ujar Mauro seusai laga.​

Pertandingan berjalan sengit sejak peluit awal dibunyikan. Setelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama, Java United langsung menghentak pada awal babak kedua. Penyerang Java United, Kaio Nunes, berhasil memecah kebuntuan dan menggetarkan jala gawang Borneo FC.​

Baca juga  Inflasi Samarinda Tembus 3,92 Persen, Pemkot Fokus Benahi Jalur Distribusi

Tersengat oleh gol tuan rumah, Pesut Etam mencoba bangkit merespons. Hasilnya manis pada menit ke-64, Marcos Astina sukses mencetak gol penyeimbang kedudukan menjadi 1-1. Gol ini sempat membakar semangat para pemain Borneo FC untuk membalikkan keadaan atau setidaknya mengamankan satu poin.​

Namun, malapetaka bagi Borneo FC datang pada menit ke-81. Bintang Java United, Lukas Brambila, tampil sebagai pembeda lewat mengeksekusi tendangan bebas terukur yang meluncur deras tanpa sanggup dihalau Kadu Monteiro. Gol tersebut mengunci kemenangan 2-1 bagi Java United hingga peluit panjang dibunyikan.​

Usai laga, Mauro Jeronimo mengakui bahwa duel melawan Java United merupakan laga intensitas tinggi yang sangat menguras fisik anak asuhnya. Ia menilai kedalaman materi dan kualitas individu pemain tuan rumah menjadi faktor pembeda pada momen-momen krusial.

Baca juga  Borneo FC Lebih Efektif, Lefundes Akui Menang Atas PSIM Penuh Perjuangan

“Sejujurnya, ini pertandingan yang sangat berat dan menguras tenaga. Mereka mampu mencetak dua gol dan kualitas individu pemain mereka memang menjadi pembeda di laga ini,” tutur juru taktik asal Portugal itu.

​Kekalahan ini menjadi sinyal alarm sekaligus bahan evaluasi mendalam bagi jajaran pelatih Borneo FC. Efektivitas penyelesaian akhir (finishing) dan fokus pertahanan pada menit-menit krusial menjadi catatan merah yang wajib dibenahi jelang laga berikutnya. (csv)

Bagikan