Mengintip Kekuatan Dua Lawan Borneo FC di ACGL: Pantang Anggap Remeh!

Jumat, 16 Oktober 2026
Ruben Lopez dkk akan memulai laga perdana di kancah resmi Asia akhir pekan ini. Dua lawan Borneo FC, yaitu Yangon United dan Tainan City jelas tak bisa dipandang enteng. (istimewa)

BAIT.ID – Langkah Borneo FC Samarinda di panggung antarklub Asia bakal segera dimulai. Bertindak sebagai tuan rumah Grup D ASEAN Challenge League (ACGL), peluang Pesut Etam untuk menembus fase grup memang terbuka lebar. Kendati demikian, Juan Villa cs tidak boleh jemawa dan wajib mewaspadai dua batu sandungan utama di grup ini.

Dua lawan yang siap menjegal ambisi Borneo FC adalah Yangon United (Myanmar) dan Tainan City FC (Taiwan). Kedua tim jelas bukan lawan sembarangan, mereka merupakan raksasa di liga domestik masing-masing, sekaligus memiliki jam terbang di kompetisi Asia yang lebih matang ketimbang Pesut Etam.

Tainan City merupakan kekuatan paling dominan di Liga Premier Taiwan (Taiwan Football Premier League). Tak tanggung-tanggung, mereka sukses mengunci gelar juara selama lima musim beruntun sejak 2020 hingga 2024. Konsistensi di level domestik membuat Tainan City menjadi langganan wakil Taiwan di pentas Asia, mulai dari Piala AFC edisi 2021 hingga 2023/2024, sebelum kini tampil di AFC Challenge League.

Baca juga  Kedisiplinan Jadi Taruhan, Pemkot Samarinda Seleksi Ketat Calon Kepala Sekolah

Kedalaman skuad racikan pelatih asal Portugal, Joao Pretes ini juga menjanjikan. Di lini serang, terdapat striker ganas asal Ghana, Nana Opoku, yang berduet dengan rekrutan anyar asal Brasil, Wilker. Sektor pertahanan diperkokoh oleh legiun asing Sung Kyung-kim (Korea Selatan) dan David Moreno (Kolombia). Tak hanya mengandalkan pilar asing, barisan pemain lokal mereka seperti Chun-Ching Wu, Yi-Xuan Chen, dan Po-Wei Kuo merupakan pilar inti Timnas Taiwan. Jika lengah, bukan tidak mungkin Borneo FC bakal bertekuk lutut di hadapan mereka.

Baca juga  DPRD Kaltim Desak Gubernur Terbitkan Perkada Soal TPP Dua RSUD yang Mandek 3 Bulan

Lawan lain yang tak kalah berbahaya adalah Yangon United. Koleksi lima gelar juara Myanmar National League menjadi bukti sahih bahwa klub berjuluk The Lions ini adalah salah satu kekuatan utama di negaranya. Di level internasional, Yangon United merupakan langganan wakil ASEAN di Piala AFC, dengan rekor terbaik menembus babak semifinal zona ASEAN.

Musim ini, Yangon United makin menakutkan setelah mendaratkan penyerang tajam asal Kamerun, Moustapha Djidjiwa. Striker berusia 30 tahun tersebut mengemas 10 gol dari 20 laga bersama Rakhine United musim lalu. Suplai bola matang untuk Djidjiwa bakal dijamin oleh kreativitas lini tengah yang dihuni Joao Bahia (Brasil) dan Albert Kovah (Liberia).

Baca juga  Borneo FC Puas Berhasil Imbangi Persija Jakarta

Di sektor lokal, Yangon United diperkuat deretan penggawa Timnas Myanmar yang sudah familiar di kancah sepak bola Asia Tenggara, seperti winger lincah Maung Maung Lwin, Aung Myo Khant, hingga Hein Phyo Win.

Ujian sesungguhnya bagi Borneo FC akan langsung tersaji di laga pembuka Grup D. Pesut Etam dijadwalkan bakal berduel sengit melawan Yangon United pada Minggu, 18 Oktober 2026 malam. Kemenangan di laga perdana ini menjadi harga mati demi mengamankan jalan menuju babak berikutnya. (csv)

Bagikan