Peralihan BPJS Kesehatan di Samarinda: Pemkot Kaji Pengalihan Iuran 49 Ribu Warga

Selasa, 4 Agustus 2026
Pemkot Samarinda diwakili Sekkot Neneng Chamelia Shanti menerima rombongan BPJS Kesehatan. Dalam kesempatan itu pula Pemkot menegaskan kesiapan menanggung iuran kepesertaan 49 ribu warga Samarinda. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda berencana mengambil alih pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 49.000 warga yang sebelumnya ditanggung Pemprov Kaltim. Langkah ini berpotensi menambah beban anggaran Pemkot di tengah keterbatasan fiskal yang sedang dihadapi.​

Rencana pengalihan kepesertaan ini dibahas dalam audiensi antara Pemkot Samarinda dan BPJS Kesehatan Cabang Samarinda di Balai Kota, Senin, 3 Agustus 2026 siang.​ Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, mengklaim bahwa pengalihan beban iuran ini dilakukan untuk memastikan jaminan layanan kesehatan warga tidak terputus pasca-kebijakan Pemprov Kaltim berubah.​

Baca juga  Atasi Kebocoran PAD, Pemkot Samarinda Terapkan Parkir Berlangganan Akhir Bulan Ini

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap jaminan kesehatan,” kata Neneng usai pertemuan, yang menyebut keputusan tersebut berdasarkan arahan Wali Kota Samarinda, Andi Harun.​

Kendati menyatakan komitmennya, Pemkot Samarinda mengakui skema pengalihan ini belum final dan masih bergantung pada kesiapan anggaran. Neneng membeberkan, forum lintas sektor masih perlu melakukan pembahasan teknis yang melibatkan BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPKAD, serta OPD terkait lainnya.​

Baca juga  Digitalisasi Perizinan: HPKR Samarinda Gelar Pelatihan SIPO dan SIMBG

“Masih banyak hal yang perlu dibahas. Tidak hanya pada aspek pembiayaan, tetapi juga dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran,” lugasnya.​

Proses pembahasan teknis tersebut diproyeksikan akan menentukan kepastian sumber anggaran APBD, tenggat waktu peralihan, hingga validasi data kepesertaan agar tidak memicu masalah administrasi di tingkat warga.

​Selain beban 49.000 warga eks-tanggungan pemprov, Pemkot Samarinda juga mengkaji peluang pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk 1.792 siswa. Namun, kepastian alokasi anggaran bagi kelompok siswa ini baru akan dipertimbangkan dalam pembahasan APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2027. (csv)

Baca juga  Pemkot Samarinda Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Kampung Tenun dan Lambung Mangkurat

Bagikan