Sinergi Pemkot Samarinda dan PT Pos Indonesia, Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Jaringan Logistik

Jumat, 30 Januari 2026
Perwakilan PT Pos Indonesia saat menyerahkan cinderamata kepada Wali Kota Samarinda dalam agenda audiensi dengan Pemkot Samarinda. (istimewa)

BAIT.ID – Pasar Pagi Samarinda bakal punya fasilitas logistik baru. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan lampu hijau bagi PT Pos Indonesia untuk membuka gerai di titik-titik strategis kota, termasuk kawasan pusat perdagangan tersebut.

Rencana ini mencuat setelah jajaran PT Pos Indonesia Cabang Samarinda bertandang ke Balai Kota pada Kamis 28 Januari 2026. Andi Harun menilai kehadiran kantor pos di tengah pusat keramaian bukan sekadar soal bisnis, melainkan dukungan nyata bagi para pelaku UMKM.

Baca juga  Wali Kota Samarinda Soroti Ketahanan Penahan Benturan Tongkang di Proyek Dermaga Baru

Beberapa hal yang dinilai mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat adalah hadirnya logistik murah. Pelaku usaha kini bisa mengirim barang atau kargo ke luar negeri langsung dari kawasan pasar dengan tarif yang lebih kompetitif.

Kemudian hadirnya sentralisasi layanan, termasuk layanan keuangan bakal tersedia di lokasi yang sama. Mudahnya penyaluran bansos, PT Pos juga menawarkan kerja sama dengan Dinas Sosial untuk mendistribusikan bantuan sembako agar lebih tepat sasaran dan efisien.

Baca juga  Pemprov Kaltim Kebut Belanja Barang dan Jasa, Targetkan Serapan APBD 2025 Optimal

Andi Harun meminta PT Pos segera meresmikan kerja sama ini lewat jalur administratif agar Pemkot bisa langsung memberikan dukungan teknis. “Kami mendukung penuh kolaborasi yang orientasina pada peningkatan layanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Andi Harun dalam pertemuan tersebut.

Kepala PT Pos Indonesia Cabang Samarinda, Soni Junaedi, menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk mendekatkan akses logistik ke pusat aktivitas ekonomi. Dengan begitu, warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus pengiriman atau administrasi keuangan. (csv)

Baca juga  Mitigasi Risiko Inflasi Jelang Ramadan: Samarinda Fokus Seimbangkan Stok dan Intervensi Harga

Bagikan