BAIT.ID – Perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 kian memanas dan memasuki fase krusial. Hingga pekan ke-32, dua kekuatan utama, Persib Bandung dan Borneo FC, masih terlibat aksi saling sikut di puncak klasemen setelah keduanya sama-sama mengemas 75 poin.
Persib Bandung lebih dulu mengamankan poin penuh setelah membungkam rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-2. Tak mau ketinggalan kereta, Borneo FC sukses mencuri poin sempurna di kandang macan setelah menumbangkan Bali United 2-3 dalam laga dramatis di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Meski performa “Pesut Etam” sangat impresif musim ini, pelatih kepala Fabio Lefundes justru meluapkan keresahannya. Arsitek asal Brasil tersebut merasa anak asuhnya kerap dipandang sebelah mata dan kurang mendapat sorotan dibandingkan duo rival klasik, Persib dan Persija.
“Kami sudah melakoni 32 pertandingan, tapi anehnya masih ada pihak yang ragu dengan kapasitas kami. Seolah-olah kami ‘tidak terlihat’ di kompetisi ini,” cetus Lefundes dengan nada satir usai laga kontra Bali United.
Mantan pelatih Madura United ini menyayangkan narasi pemberitaan yang menurutnya terlalu berfokus pada persaingan Persib dan Persija, padahal secara matematis, Borneo FC jauh lebih berpeluang menjegal Maung Bandung di jalur juara. “Banyak berita sibuk menghitung selisih poin Persib dan Persija, tapi nama Borneo FC nyaris tak disebut. Selama ini kami memilih diam dan terus bekerja keras,” tambahnya.
Lefundes punya alasan kuat untuk jemawa. Ia membandingkan pencapaian musim ini dengan performa Borneo FC pada musim 2023/2024. Saat itu, Pesut Etam memang menjuarai musim reguler, namun hanya mampu mengoleksi 70 poin.
Musim ini, dengan dua laga tersisa, Mariano Peralta dkk sudah mengantongi 75 poin, sebuah rekor baru bagi klub asal Samarinda tersebut. “Kami sudah melewati rekor poin sebelumnya. Masih ada dua laga sisa, dan target kami jelas: poin maksimal. Saya sangat mengapresiasi semangat luar biasa dari seluruh staf, pemain, hingga kitman,” tegas pelatih berpaspor Brasil itu.
Tak berhenti di situ, Lefundes juga memberikan perbandingan kontras untuk menegaskan dominasi timnya atas penghuni papan tengah, termasuk Bali United yang kini tertahan di peringkat ke-8. “Ini hanya perumpamaan agar orang membuka mata. Hari ini, kami unggul 30 poin dari Bali United. Kami sudah konsisten sejak awal musim, tapi orang-orang tetap memilih untuk tidak melihat kami,” tutupnya memungkasi sesi konferensi pers.
Kini, dengan koleksi poin yang identik, setiap gol dan setiap poin di dua laga pamungkas akan menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. (csv)








