Samarinda Kejar Target Ubah Sampah Jadi Listrik, Berpotensi Tambah Kas Daerah

Senin, 30 Maret 2026
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri

BAIT.ID – Masalah sampah di Samarinda tak lagi sekadar soal tumpukan di TPA, melainkan potensi sumber energi baru. Pemkot Samarinda kini tengah memacu persiapan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) demi mengubah wajah pengelolaan limbah perkotaan menjadi lebih produktif.

Langkah serius ini dibahas dalam rapat koordinasi di Balai Kota, Minggu 29 Maret 2026. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa proyek PSEL ini adalah solusi ganda. Selain membersihkan kota sekaligus menghasilkan listrik ramah lingkungan.

Baca juga  Pemkot Samarinda Dorong Penambahan Jargas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Selama ini, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Proyek PSEL hadir untuk memutus rantai tersebut dengan target utamanya mereduksi sampah dengan cara tidak lagi ditimbun, tapi habis dibakar atau diolah menjadi energi. Membentuk energi terbarukan dengan menghasilkan listrik dari sumber non-fosil.

Serta transformasi teknologi dengan mengalihkan sistem kelola sampah konvensional ke metode modern yang bernilai ekonomi. “PSEL bukan hanya menjawab persoalan sampah, tetapi juga peluang menghadirkan energi alternatif yang ramah lingkungan,” ujar Saefuddin di hadapan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Tim Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Baca juga  Wali Kota Samarinda Temui Menteri PU, Minta Dukungan Infrastruktur Pengendalian Banjir

Meski ambisius, proyek ini menuntut persiapan matang dari sisi administratif maupun teknis. Pemkot Samarinda kini sedang berjibaku memenuhi persyaratan ketat dari Pemerintah Pusat agar verifikasi segera turun.

Hal-hal yang sedang disiapkan meliputi, kepastian lahan untuk lokasi fasilitas yang harus memenuhi standar lingkungan. Skema anggaran harus menjamin biaya operasional tetap stabil di masa depan. Serta menyiapkan pasokan sampah bisa mencukupi untuk memutar turbin pembangkit secara konsisten.

Baca juga  Wawali Samarinda Dorong Percepatan Revitalisasi TPA Sambutan

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot segera mengirimkan surat pernyataan kesiapan kepada pemerintah pusat. Jika tahap evaluasi ini mulus, Samarinda akan segera memiliki fasilitas pengolahan sampah modern yang tidak hanya mengurangi bau menyengat di pinggiran kota, tetapi juga menyalakan lampu-lampu di rumah warga. (csv)

Bagikan