BAIT.ID – Rencana Pemprov Kaltim untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) belum dipastikan bakal terealisasi dalam waktu dekat. Di tengah terbatasnya akses medis bagi masyarakat pedalaman, proyek ini nyatanya masih berkutat pada tahap penyusunan perencanaan dan dokumen pendukung.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa nasib pembangunan RSUD di wilayah terluar Kaltim tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan yang baru digarap tahun ini.
“Baru tahun ini dibuat, jadi kami perlu lihat dulu hasil dari studi kelayakan itu,” ujar Jaya saat dikonfirmasi, baru-baru ini.
Jaya tak menampik bahwa kondisi fiskal daerah menjadi pertimbangan krusial. Tekanan terhadap APBD Kaltim membuat pemerintah harus ekstra hati-hati dan tidak bisa gegabah mengucurkan anggaran untuk satu proyek fisik semata. Hasil FS nantinya akan mengukur sejauh mana tingkat urgensi pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
“Dokumen lain seperti master plan dan Detail Engineering Design (DED) juga disiapkan tahun ini. Hasil kajian dokumen-dokumen inilah yang menjadi penentu apakah rencana ini bisa berjalan atau tidak,” imbuhnya.
Jika lolos uji kelayakan, RSUD tersebut diproyeksikan berdiri di atas lahan seluas 70 hektare. Kehadiran rumah sakit ini digadang-gadang bakal memangkas jarak dan memperkuat sistem rujukan medis bagi warga pedalaman yang selama ini harus bertaruh waktu saat membutuhkan penanganan medis kritis.
Tak hanya kendala infrastruktur, krisis sumber daya manusia (SDM) kesehatan juga menjadi kerikil tajam. Jaya mengakui, jumlah tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Mahulu dan sekitarnya masih sangat minim.
Untuk menyiasatinya, Pemprov Kaltim berencana mengisi kebutuhan SDM melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta skema mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kami akan jaring melalui seleksi CPNS maupun peminatan perpindahan tugas tenaga ASN dari rumah sakit atau Dinas Kesehatan, baik provinsi maupun kabupaten/kota, jika ada yang berminat pindah tugas ke sana,” pungkas Jaya. (csv)







