BAIT.ID – Pemusatan latihan (TC) Borneo FC Samarinda harus berakhir dengan pil pahit. Memainkan laga uji coba pamungkas jelang bergulirnya kompetisi resmi September mendatang, skuad berjuluk Pesut Etam tersebut harus mengakui keunggulan Madura United.
Bertanding pada Rabu, 26 Agustus 2026 sore, pertarungan berjalan sengit dengan tempo tinggi. Borneo FC sempat mengimbangi permainan agresif Laskar Sape Kerrab hingga turun minum dengan skor 1-1. Namun, memasuki paruh kedua, Madura United tampil lebih klinis dan berhasil menyarangkan dua gol tambahan untuk mengunci kemenangan.
Kekalahan ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi jajaran pelatih Borneo FC. Aspek organisasi lini pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir di lini depan menjadi pekerjaan rumah utama yang wajib dibenahi sebelum kick-off kompetisi resmi. Kendati sebatas laga persahabatan, duel ini dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua tim untuk menguji kedalaman kedalaman skuad serta mematangkan skema taktik.
Pasca-laga uji coba tersebut, rombongan tim Pesut Etam dijadwalkan langsung memboyong pasukannya kembali ke Kota Tepian untuk mematangkan persiapan akhir.
Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, menegaskan bahwa hasil serta seluruh dinamika selama pemusatan latihan akan menjadi modal berharga bagi tim. “Setelah menghadapi Madura United di laga uji coba terakhir ini, besok kami langsung pulang ke Samarinda,” ungkap Dandri. (csv)








