Udang Windu Jadi Andalan Ekspor Perikanan Kaltim, Nilai Tembus Ratusan Miliar

Kamis, 28 Agustus 2025
Udang Windu jadi komoditas utama ekspor Kaltim di sektor perikanan. (ilustrasi)

BAIT.ID – Kaltim menyimpan potensi besar dari sektor perikanan, terutama melalui komoditas ekspor. Dari berbagai hasil budidaya dan tangkap, udang windu tercatat sebagai primadona yang terus mendominasi pasar internasional dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.

Hingga Juli tahun ini, ekspor udang windu asal Kaltim sudah menembus Rp164,4 miliar dari total nilai ekspor perikanan sebesar Rp256 miliar. Sementara pada 2024 lalu, total ekspor produk perikanan mencapai Rp423 miliar dengan volume 2.785 ton. Menariknya, lebih dari 63 persen di antaranya disumbang oleh udang windu dengan nilai Rp267,1 miliar.

Baca juga  Inovasi Jadi Kunci Ketahanan Pangan, Kaltim Dorong Riset dan Hilirisasi

“Orientasi sektor perikanan saat ini memang diarahkan untuk memenuhi pasar ekspor. Udang windu menjadi penyumbang terbesar karena kualitas dan harga jualnya mengikuti standar internasional berbasis dolar AS,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Irhan Hukmaidy.

Selain udang windu, ada empat komoditas utama lain yang juga menjadi andalan ekspor perikanan Kaltim. Yakni udang pink (Rp49,3 miliar), udang putih (Rp13,7 miliar), ikan bawal putih segar (Rp10,6 miliar), serta ikan kerapu segar (Rp7,9 miliar).

Baca juga  Bawaslu Kaltim Beberkan Hasil Evaluasi Pemilu 2024, Tantangan Pengawasan Masih Berat

Irhan menambahkan, potensi perikanan Kaltim masih sangat luas, baik dari sektor budidaya maupun perikanan tangkap. Indonesia sendiri memiliki sekitar 7.800 jenis ikan, sementara komoditas lain seperti rumput laut juga menjanjikan sebagai sumber pangan masa depan.

“Produk perikanan kita tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tapi sejak lama juga menyasar pasar ekspor. Saat ini kami bahkan menjajaki peluang ekspor komoditas baru seperti kerang dara atau todai yang cukup digemari masyarakat lokal,” jelasnya.

Baca juga  Naik Tipis, APBD Perubahan Kaltim 2025 Jadi Sebesar Rp21,74 Triliun

Selain itu, berbagai hasil laut lain seperti kepiting bakau, lobster, siput laut, hingga belut turut menambah kontribusi nilai ekspor Kaltim.

Produk perikanan Kaltim kini telah menembus pasar lintas benua, mulai dari Asia, Amerika, hingga Eropa. Negara tujuan ekspor antara lain Vietnam, Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Hong Kong, Filipina, Malaysia, Taiwan, dan Singapura. (csv)

Bagikan