BAIT.ID – Bayang-bayang masa adaptasi yang lambat tampaknya tak berlaku bagi Njabulo Blom. Gelandang bertahan anyar Borneo FC ini mengaku, transisi ke sepak bola Indonesia justru berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Meski bergabung dengan Pesut Etam pada gelombang akhir perekrutan pemain asing dan baru merasakan atmosfer Liga Indonesia, pemain berkebangsaan Afrika Selatan ini mengaku langsung menyatu dengan irama tim. Suasana kekeluargaan dan porsi latihan Pesut Etam menjadi kunci utama di balik mulusnya proses adaptasi sang pemain.
“Ya, saya merasa sangat baik dan saya menyukai orang-orang di sini serta program latihannya. Sejauh ini semuanya berjalan dengan bagus,” ujar Blom.
Guna mempercepat cairnya suasana, Blom menekankan pentingnya membangun chemistry di luar lapangan hijau. Menurutnya, ikatan emosional antar pemain terbentuk lewat interaksi harian dan agenda kebersamaan yang dirancang manajemen tim.
“Tentu saja menghabiskan waktu bersama tim dan mengenal mereka di luar lapangan sangat penting. Kita juga sudah melakukan kegiatan outbound bersama, jadi itu sangat baik untuk membuat kami semakin kompak,” jelasnya.
Langkah Blom bersama Borneo FC juga kian solid berkat kehadiran sosok Mauro Jeronimo di kursi pelatih kepala. Keduanya bukan orang asing satu sama lain; kerja sama mereka pernah terjalin saat Blom membela klub Vietnam, Nam Dinh. Reuni ini membuat Blom sudah paham betul karakter, filosofi, dan taktik yang diinginkan sang juru taktik. “Saya mengenal pelatih dengan baik dan tahu apa yang diinginkannya di setiap pertandingan,” tegas Blom.
Menatap musim baru, instruksi dari Mauro Jeronimo pun sudah terpatri jelas di pikiran seluruh anggota skuad: kerja keras tanpa kompromi demi membawa Borneo FC ke tangga tertinggi. “Pelatih menekankan bahwa kita harus bekerja keras. Kita harus mendorong kemampuan diri, membantu tim, dan memastikan Borneo FC berada di posisi terbaik pada akhir musim nanti,” pungkasnya.
Proses adaptasi yang terakselerasi ini menjadi angin segar bagi lini tengah Pesut Etam. Kehadiran Blom diproyeksikan menjadi benteng kokoh dalam mengarungi ketatnya persaingan Super League dan ajang Asia, AFC Challenge League musim 2026/2027. (csv)








