BAIT.ID – Pemkot Samarinda pasang kuda-kuda menghadapi ancaman gejolak harga bahan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot Samarinda memperketat pengawasan rantai distribusi pangan sekaligus melancarkan intervensi pasar guna mengamankan daya beli masyarakat.
Tak hanya meredam gejolak harga pangan, Pemkot Samarinda juga tancap gas mengejar target penyediaan hunian layak lewat percepatan Program Tiga Juta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa stabilitas harga bahan pokok menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Pemkot Samarinda kini menggalang kekuatan penuh bersama Perum Bulog, Perumda Varia Niaga, hingga para pelaku usaha untuk memotong celah spekulasi harga di lapangan.
“Kami merangkul Perum Bulog, Perumda Varia Niaga, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk sama-sama menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Saefuddin usai memimpin Rapat Koordinasi TPID.
Sebagai langkah konkret di lapangan, Pemkot Samarinda mengandalkan dua program intervensi langsung lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM). Kedua program ini digojlok untuk memutus rantai pasok yang panjang dan menyalurkan komoditas strategis langsung ke tangan warga dengan harga terjangkau.
Di sisi lain, pemantauan harga dan ketersediaan pasokan di pasar-pasar tradisional kini ditingkatkan menjadi skala berkala untuk mendeteksi dini potensi kelangkaan barang.
Selain mengamankan urusan isi piring warga, rapat koordinasi TPID tersebut juga menggarisbawahi percepatan pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah. Program nasional penyediaan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah ini dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan beban pengeluaran masyarakat non-pangan.
Saefuddin mendesak seluruh perangkat daerah terkait untuk segera merampungkan dan melengkapi validasi data penerima manfaat. “Pendataan harus cepat dan akurat agar program rumah layak huni ini benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran tanpa celah,” tegasnya. (csv)








