BAIT.ID – Borneo FC Samarinda tak tinggal diam untuj menyambut kompetisi musim depan. Sadar betul pentingnya masa pramusim sebagai fondasi kekuatan tim, jajaran kepelatihan anyar Pesut Etam kini sudah berkumpul di Kota Tepian untuk meramu formula terbaik.​
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan bahwa tongkat komando persiapan sepenuhnya berada di tangan sang juru taktik anyar asal Portugal, Mauro Jeronimo. Manajemen memberikan kepercayaan penuh kepada Jeronimo untuk menyusun program dan menu latihan bagi Rivaldo Pakpahan dan kolega. “Tim pelatih saat ini sedang menyusun pola dan jadwal latihan. Semua program akan resmi dimulai pada 20 Juni nanti,” ungkap Dandri Dauri.​
Nantinya, sesi latihan perdana Borneo FC dipastikan bakal langsung dipimpin oleh Mauro Jeronimo. Kehadiran eks arsitek taktik yang kental dengan filosofi sepak bola modern ini diharapkan langsung memberikan suntikan motivasi bagi skuad Pesut Etam sejak hari pertama.
​​Setelah melakoni latihan perdana di Samarinda, manajemen Borneo FC tengah menimbang opsi untuk menggelar Pemusatan Latihan (TC) luar daerah demi mematangkan organisasi bermain. Yogyakarta, yang kerap menjadi markas favorit pramusim Borneo FC, kembali masuk dalam radar.
​”Kami lihat situasi nanti, apakah akan menggelar TC di Yogyakarta seperti musim-musim sebelumnya atau tidak,” jelas Dandri.​
Menariknya, meski belum menentukan lokasi TC, Borneo FC dipastikan tidak akan kekurangan lawan tanding yang berkualitas. Dandri membocorkan bahwa sejumlah tawaran uji coba sudah masuk ke meja manajemen. ​”Yang jelas, saat ini sudah ada beberapa undangan uji coba, baik dari klub Super League maupun Championship,” imbuhnya.​
Di sisi lain, absennya Borneo FC dalam gelaran turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2026, sempat memicu bola liar rumor di kalangan pencinta sepak bola nasional. Menanggapi hal tersebut, Dandri Dauri langsung pasang badan dan memberikan klarifikasi tegas agar tidak terjadi kesalahpahaman.​
Ia menegaskan bahwa kubu Pesut Etam sama sekali tidak pernah menolak untuk berpartisipasi. Absennya tim kebanggaan Pusamania ini murni karena tidak adanya surat undangan resmi yang masuk dari pihak penyelenggara.
​Namun, Dandri memilih mengambil sisi positif dari situasi ini. Tanpa jadwal padat turnamen pramusim, Borneo FC justru memiliki waktu yang lebih longgar untuk mematangkan taktik demi menghadapi jadwal super padat musim depan.​”Tidak apa-apa (tidak diundang). Sisi baiknya, kami bisa jauh lebih fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi empat kompetisi sekaligus yang akan kami arungi musim depan,” pungkasnya. (csv)








