Pameran Kesehatan Samarinda 2025 Resmi Ditutup, Fokus pada Pencegahan Stunting

Senin, 10 November 2025
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat menutup pameran kesehatan Samarinda. (istimewa)

BAIT.ID – Dinas Kesehatan Kota Samarinda menutup rangkaian Pameran Kesehatan 2025 di GOR Segiri, Minggu, 9 November 2025. Acara yang mengangkat tema “Samarinda Sehat Cegah Stunting: Deteksi Dini Seluruh Keluarga untuk Samarinda Maju” ini ditutup oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Pameran berlangsung tiga hari sejak 7 November. Pemkot memanfaatkan kegiatan ini sebagai wadah edukasi kesehatan bagi warga sekaligus penegasan komitmen menuju kota yang lebih sehat dan produktif.

Baca juga  Kedisiplinan Jadi Taruhan, Pemkot Samarinda Seleksi Ketat Calon Kepala Sekolah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih, menyatakan apresiasi atas tingginya minat publik yang hadir selama kegiatan. Ia menyebut pameran ini bagian dari dukungan terhadap visi Samarinda Sehat yang menjadi agenda besar Pemkot.

Selama penyelenggaraan, beragam aktivitas edukatif digelar. Mulai dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, talkshow soal stunting dan kesehatan umum, hingga senam bersama dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Hari kedua diisi senam yoga ibu hamil, talkshow HIV, lomba Ranking 1 untuk pelajar SMA, serta edukasi dari sejumlah organisasi profesi. Hari penutup ditutup dengan senam Germas dan fashion show yang menghadirkan peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Baca juga  Status Jalan Rapak Indah Masih Menggantung, Ganti Rugi Lahan Tunggu Keputusan Pemkot Samarinda

Total 6.362 orang tercatat mengunjungi pameran selama tiga hari. Ismed berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan Dinkes. Ia menilai ruang edukasi seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menilai antusiasme warga dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis mencerminkan meningkatnya kesadaran publik terhadap kesehatan. Ia menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah memperkuat implementasi program prioritas Pemkot. “Terutama pencegahan stunting dan penguatan Germas,” ujarnya.

Baca juga  Kemendagri Restui Program Gratispol untuk Perguruan Tinggi di Kaltim

Menurut Saefuddin, isu stunting menjadi perhatian utama pemerintah kota karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi muda. Ia mengajak warga menjaga tumbuh kembang anak agar masa depan Samarinda diisi generasi yang sehat dan berdaya saing. (csv)

Bagikan