BAIT.ID – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda kini memasuki babak penentuan. Pada Jumat 27 Maret 2026, Wali Kota Andi Harun turun tangan langsung menguji tiga kandidat kuat dalam sesi wawancara strategis yang digelar di Balai Kota.
Bukan sekadar formalitas, tahapan ini menjadi momen bagi Andi Harun untuk membedah isi kepala para calon mengenai masa depan tata kelola kota. Ketiga nama yang bertarung di tahap akhir ini adalah sosok-sosok yang sudah tidak asing di lingkungan Pemkot Samarinda.
Pertama ada nama, Marnabas Patiroy, Asisten II Setda Kota Samarinda. Ananta Faturozi, Kepala BPKAD Kota Samarinda, dan Neneng Chamelia Shanti, Kepala Inspektorat Kota Samarinda.
Dalam sesi tersebut, para kandidat diminta memaparkan presentasi strategis sebelum dicecar pertanyaan mengenai respons mereka terhadap isu pembangunan daerah. Andi Harun menegaskan bahwa ia mencari sosok yang bisa menjadi motor penggerak birokrasi, bukan sekadar administrator.
“Kita ingin memastikan calon Sekda punya pemahaman yang utuh soal tantangan kota dan mampu membawa inovasi, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” ujar Andi Harun.
Wali Kota menjamin proses seleksi terbuka ini berjalan profesional dan transparan. Baginya, Sekda terpilih nantinya memikul beban berat, mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memastikan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan.
Siapa pun yang terpilih nanti, tugas besar sudah menanti untuk mengakselerasi visi-misi pembangunan Samarinda agar tetap pada jalurnya. Kini, publik tinggal menunggu siapa dari ketiga pejabat birokrat murni ini yang akan menduduki posisi puncak ASN di Kota Tepian. (csv)








