Optimalkan Teras Samarinda, Pemkot Bidik Peningkatan PAD Lewat Ekspansi Sektor Kafe

Selasa, 28 April 2026
Bermunculannya cafe di kawasan Parkir Teras Samarinda dimanfaatkan Pemkot Samarinda untuk meningkatkan PAD. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda mulai memetakan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui komersialisasi kawasan Teras Samarinda. Kehadiran sejumlah kafe di sepanjang tepian Sungai Mahakam kini diproyeksikan menjadi mesin baru bagi pundi-pundi daerah.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa pengelolaan area komersial tersebut saat ini dimandatkan kepada Perumda Varia Niaga. Melalui skema kerja sama yang profesional, kontribusi dari sektor kuliner ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap struktur pendapatan kota.

“Seluruh pengelolaan saat ini di bawah Varia Niaga. Sudah ada perjanjian kerja sama (PKS) yang mengatur secara mendetail mengenai kontribusi tetap terhadap PAD,” ujar Marnabas.

Baca juga  Genjot Sektor Pajak dan Retribusi, PAD Samarinda Tembus Rp1 Triliun

Meski membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha kafe untuk meningkatkan daya tarik wisata, Pemkot Samarinda menekankan pentingnya keseimbangan antara estetika dan ketertiban. Marnabas menegaskan bahwa ekspansi kafe tidak boleh mengabaikan fungsi ruang publik dan kapasitas parkir.

Sehingga pemkot tetap memberikan poin penataan kawasan yang harus dipatuhi pemilik usaha. Pertama soal pengendalian luasan usaha, kafe diperbolehkan beroperasi dengan batasan ruang agar tidak memakan area parkir dan jalur pedestrian. Kemudian pemilik usaha diminta menghadirkan inovasi agar kawasan tidak monoton, termasuk optimalisasi spot matahari terbenam sebagai nilai jual utama. Sehingga pemkot optimistis bisa memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir seiring dengan tingginya mobilitas pengunjung pada jam-jam produktif (sore hingga malam hari).

Baca juga  Pemprov Wacanakan Buat Aplikasi Transportasi Online, DPRD Kaltim Menyambut Positif

Transformasi Teras Samarinda menjadi destinasi kuliner baru di Kota Tepian tidak hanya bertujuan untuk mempercantik wajah kota, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat, Pemkot melihat adanya peluang retribusi yang lebih terintegrasi.

“Kami jaga agar tetap tertib dan menarik. Keberagaman fasilitas adalah kunci agar minat pengunjung tidak surut. Semakin ramai pengunjung, tentu potensi retribusi daerah, baik dari sewa lahan maupun parkir, akan semakin optimal,” tambahnya.

Baca juga  Pemkot Samarinda Bangun Jalan Lorong di Pasar Pagi, Permudah Akses ke Masjid Raya Darussalam

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Pemkot juga akan terus melakukan penataan lanjutan, termasuk peningkatan fasilitas rumah ibadah (musala) dan penguatan konsep visual kawasan demi menjamin kenyamanan pengunjung sekaligus memastikan aliran PAD tetap stabil. (csv)

Bagikan