Bursa Ketua DPD II Golkar Samarinda Memanas, Musda Ditetapkan 8 Agustus: Andi Satya Sinyalkan Kesiapan

Kamis, 30 Juli 2026
Politikus Golkar Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

BAIT.ID – Teater politik internal DPD II Partai Golkar Samarinda akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat tertunda, Musyawarah Daerah (Musda) nakhoda baru partai berlambang pohon beringin di Kota Tepian tersebut resmi dijadwalkan pada 8 Agustus 2026.

​Penetapan jadwal suksesi kepemimpinan ini dikonfirmasi langsung oleh politikus Golkar sekaligus figur kuat calon Ketua DPD II Samarinda, Andi Satya Adi Saputra. ​”Kita ikut arahan DPD I Golkar, kemungkinan besar digelar 8 Agustus 2026. Insyaallah tetap jalan,” ujar Andi Satya di sela agenda kedewanannya, Senin 27 Juli 2026 lalu.​

Menanggapi namanya yang digadang-gadang menduduki kursi nomor satu Golkar Samarinda, Andi Satya menegaskan dinamika Musda sepenuhnya ditentukan oleh pemegang hak suara. Namun, ia memberi sinyal hijau jika peta politik mengarah padanya.​ “Musda ini tergantung dukungan pemilik suara. Apabila pemegang mandat memberikan kepercayaan, ya kita siap, insyaallah,” tegasnya.​

Baca juga  Dinamika Parlemen: Fraksi PKB Tegaskan Komitmen Tegak Lurus Kawal Hak Angket DPRD Kaltim

Musda kali ini tak sekadar menyoroti pertarungan kursi ketua. Di internal partai, berkembang wacana strategis bahwa ketua terpilih nantinya berpeluang besar diproyeksikan sebagai figur utama pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda mendatang.

​Menanggapi kalkulasi politik tersebut, Andi Satya menilai kontestasi Pilwali masih terlampau jauh mengingat agenda Pilkada baru bergulir pada 2031. Meski demikian, ia menegaskan doktrin loyalitas kader terhadap komando partai.​ “Ini baru 2026, bicara Pilwali itu masih 2031 atau lima tahun lagi. Tapi dalam tradisi partai, siapa pun yang diberi surat tugas oleh DPP harus tegak lurus. Apabila partai menugaskan, otomatis siap,” ujarnya diplomatis.​

Baca juga  Konflik Lahan Warga Paser dan PTPN IV Dibawa ke Kementerian ATR/BPN

Kendati menyatakan kesiapan tegak lurus terhadap instruksi partai, Anggota DPRD ini mengaku belum melangkah terlalu jauh ke arah bursa kepala daerah. “Kalau ditanya rencana maju Pilwali saat ini, saya belum kepikiran sama sekali,” tambahnya.​​

Konstelasi penentuan Ketua DPD II Golkar Samarinda dipastikan bakal berlangsung ketat. Arena Musda mendatang bakal diperebutkan melalui 16 pemegang hak suara strategis.

Baca juga  Pemprov Kaltim Menanti Arahan Pusat Soal Penetapan UMP 2026

​Dinamika dukungan tersebut mencakup unsur Pimpinan Tingkat Kecamatan (PTK), organisasi pendiri (Kosgoro 1957, SOKSI, MKGR), organisasi yang didirikan, serta unsur sayap partai sesuai AD/ART Golkar.​

Adapun delapan PTK yang memegang peranan kunci dalam penentuan arah kepemimpinan beringin Samarinda meliputi Kecamatan Sungai Kunjang, Sungai Pinang, Samarinda Utara, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Loa Janan Ilir, Palaran, serta Sambutan dan Samarinda Kota. (csv)

Bagikan