Tekan Belanja Dinas, Wali Kota Samarinda Alihkan Anggaran ke Program Prioritas

Selasa, 1 September 2026
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

BAIT.ID — Pemkot Samarinda memangkas drastis anggaran operasional seperti perjalanan dinas serta belanja makan-minum hingga 95 persen. Alokasi hasil penghematan tersebut digeser untuk membiayai program prioritas masyarakat, khususnya infrastruktur jalan dan fasilitas kesehatan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh sekadar menjadi formalities administratif. Penghematan harus mampu menciptakan ruang fiskal yang berdampak langsung pada pelayanan publik.

Baca juga  Peta Baru Golkar Samarinda: Menguji Ambisi Andi Satya Geser Dominasi Gerindra

“Kami harus memotong secara signifikan, 95 persen biaya perjalanan dinas dan makan-minum. Kalau masih dipangkas 50 persen, itu belum berhemat namanya. Perjalanan dinas itu mungkin tidak sampai 10 persen yang benar-benar memberi manfaat,” ujar Andi Harun, Senin 31 Agustus 2026.

Andi Harun menjelaskan, pengalihan anggaran difokuskan pada penguatan fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas dan perbaikan jalan guna menunjang mobilitas serta perekonomian warga. Menurutnya, pembenahan puskesmas mencakup peningkatan kualitas sarana fisik sekaligus standar pelayanannya.

Baca juga  Efisiensi Anggaran Pangkas Dana Desa, Pemdes Didorong Lebih Mandiri

Ia menekankan bahwa kebijakan efisiensi ini bukan berarti menghentikan kegiatan pemerintah, melainkan bentuk keberanian dalam menyusun skala prioritas agar alokasi APBD tidak tersedot untuk belanja rutin yang minim dampak.

“Prinsipnya sederhana, belanja yang tidak memberikan manfaat optimal kami tekan, lalu anggarannya kita geser ke kebutuhan yang lebih penting. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegasnya. (csv)

Baca juga  Efisiensi Anggaran, Pemkot Samarinda Lirik Konsep "Corporate University" LAN RI

Bagikan