BAIT.ID – Lini serang Borneo FC Samarinda menjadi sorotan utama usai ditumbangkan Persija Jakarta. Tumpulnya penyelesaian akhir dalam mengonversi peluang menjadi gol memaksa tim pelatih segera melakukan perbaikan menyeluruh.
Pelatih anyar Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengklaim anak asuhnya sebenarnya tampil dominan dan memegang kendali permainan. Namun, dominasi aliran bola tersebut gagal dituntaskan menjadi eksekusi yang mematikan di barisan pertahanan lawan.
“Kami adalah tim baru. Kami sedang membangun skuad dan identitas permainan yang baru, serta banyak mengandalkan pemain muda,” ujar juru taktik asal Portugal tersebut.
Meski harus menelan pil pahit, Mauro tetap mengapresiasi daya juang dan mentalitas para penggawa Pesut Etam yang terus menggempur pertahanan lawan hingga peluit panjang dibunyikan. Ia optimistis tren positif akan segera menghampiri jika efektivitas penyelesaian akhir mampu ditingkatkan.
Borneo FC dituntut bergerak cepat membenahi kelemahan tersebut. Pasalnya, Pesut Etam dijadwalkan melakoni laga tandang kontra Persijap Jepara pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu, 12 September 2026 mendatang. (csv)








