Usai Sapu Bersih Grup D ACGL, Borneo FC Langsung Bidik PSS Sleman

Sabtu, 24 Oktober 2026
Usai melakoni rangkaian laga ACGL, kini skuad Borneo FC harus kembali fokus pada kompetisi domestik. PSS Sleman sudah menunggu pada Selasa, 27 Oktober 2026 di pekan ke-7 BRI Super League. (istimewa)

BAIT.ID – Borneo FC Samarinda tak punya banyak waktu untuk menikmati keberhasilan di AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027. Pesut Etam kini harus segera mengalihkan fokus ke BRI Super League 2026/2027 dengan PSS Sleman sebagai lawan berikutnya.

Skuad asuhan Mauro Jeronimo dijadwalkan bertandang ke markas PSS pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian berikutnya bagi Borneo FC untuk menjaga konsistensi di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Baca juga  Borneo FC Perkasa, Persija Tumbang 3-1 di Samarinda

Sebelumnya, Borneo FC menutup rangkaian pertandingan Grup D ACGL dengan catatan sempurna. Diego Michiels dan kawan-kawan mengawali kiprah dengan kemenangan 2-0 atas Yangon United, sebelum menundukkan Tainan City dengan skor 3-1.

Dua hasil tersebut menjadi modal positif bagi Pesut Etam. Namun, tantangan di kompetisi domestik menuntut pendekatan berbeda. Borneo FC harus kembali menjaga intensitas permainan sekaligus memastikan kondisi fisik pemain tetap prima.

Pergantian atmosfer dari kompetisi Asia ke liga domestik juga membuat waktu pemulihan menjadi faktor krusial. Tim pelatih perlu memastikan para pemain siap tampil, termasuk mempertimbangkan rotasi untuk mengantisipasi kelelahan akibat jadwal yang berdekatan.

Baca juga  Bursa Transfer Pesut Etam: Manuver Berani Manajemen, Antara Cuci Gudang dan Teka-Teki Striker Brasil

Di sisi lain, Borneo FC tak boleh kehilangan momentum di Super League. Konsistensi menjadi kunci bagi Pesut Etam untuk menjaga persaingan di papan atas, terlebih perjalanan musim masih panjang.

Evaluasi tetap dibutuhkan meski tim baru saja meraih hasil positif di level Asia. Mauro Jeronimo dituntut menjaga keseimbangan antara mempertahankan performa tim dan mengelola kebugaran pemain agar Borneo FC tetap kompetitif di dua ajang berbeda.

Baca juga  Revitalisasi Pasar Galunggung Dilaksanakan Bertahap

Laga melawan PSS Sleman pun menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk membuktikan bahwa performa apik di pentas Asia bisa berlanjut ke kompetisi domestik.Sementara itu, perempat final ACGL 2026/2027 baru akan digelar pada Maret 2027. Jeda tersebut memberi Borneo FC kesempatan untuk memusatkan perhatian pada persaingan Super League sebelum kembali memburu prestasi di level Asia. (csv)

Bagikan