Borneo FC Incar Kemenangan Beruntun di Kandang PSIM Yogyakarta

Jumat, 30 Oktober 2026
Pemain Borneo FC diminta lebih klinis untuk menyelesaikan peluang saat melawan PSIM Yogyakarta pada laga lanjutan BRI Super League mendatang. (istimewa)

BAIT.ID – Tren positif tengah dinaungi Borneo FC Samarinda jelang lawatan krusial ke markas PSIM Yogyakarta. Skuad berjuluk Pesut Etam bertekad melanjutkan tren kemenangan saat bersua Laskar Mataram di kompetisi domestik, Minggu, 1 November 2026.​ Meski di atas kertas diunggulkan, jajaran pelatih mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata sang lawan.​

Bentrok kontra PSIM di Stadion Mandala Krida bakal menjadi kesempatan emas bagi pasukan asuhan Mauro Jeronimo untuk mengamankan kemenangan tandang beruntun kedua musim ini. Secara statistik, Borneo FC memang jauh lebih superior dibanding tuan rumah.​

Berdasarkan data klasemen per 29 Oktober 2026, Pesut Etam bertengger di peringkat ke-11 dengan raihan sembilan poin dari enam pertandingan. Sebaliknya, PSIM Yogyakarta masih terbenam di zona merah, tepatnya di posisi ke-17 dengan baru mengemas dua poin dari tujuh laga, hasil dari dua kali imbang dan lima kekalahan tanpa sekalipun mencicipi kemenangan.​

Baca juga  Terjebak di Surabaya, Borneo FC Berpacu dengan Waktu Jelang Jamu PSBS Biak

Kendati terpaut jauh di tangga klasemen, juru taktik Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa posisi di tabel sementara tidak menjadi jaminan laga akan berjalan mudah, terlebih mereka akan tampil di hadapan pendukung lawan.​ “Posisi di klasemen tidak otomatis membuat pertandingan jadi mudah. Kami bermain di kandang lawan, dan mereka pasti punya motivasi bangkit,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.​

Baca juga  Borneo FC Resmi Gaet Gelandang Serang Kolombia Juan Felipe Villa, Siap Isi Pos Berguinho

Kepercayaan diri Pesut Etam turut didukung rekor head-to-head yang mentereng. Dalam dua pertemuan terakhir di kompetisi resmi, Borneo FC selalu keluar sebagai pemenang atas Laskar Mataram.​

Pesut Etam sempat mempermalukan PSIM dengan skor 3-1 di kandang lawan pada September 2025, sebelum kembali membekuk lawan yang sama dengan skor tipis 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Februari 2026 lalu.​

Di tengah ambisi meraup tiga poin penuh, tantangan fisik menjadi Pekerjaan Rumah (PR) tersendiri bagi Pesut Etam. Mauro menyoroti jadwal kompetisi yang sangat padat, di mana timnya harus melakoni tiga pertandingan dalam rentang waktu sekitar 10 hari. Rotasi pemain dan pemulihan kebugaran (recovery) menjadi kunci utama untuk menjaga kestabilan performa skuad di atas lapangan.​

Baca juga  Memangkas Jarak ke Mahulu: Bandara Ujoh Bilang Siap Beroperasi Februari

Selain aspek kebugaran, Mauro memastikan bahwa ketajaman lini serang menjadi fokus utama evaluasi tim pekan ini. Ia tidak ingin membuang percuma peluang emas seperti yang sempat terjadi pada laga sebelumnya melawan PSS Sleman. ​”Kalau ada kesempatan, kalau ada peluang, kami harus selesaikan. Jangan bikin lawan naik performa. Dan itu yang terjadi saat lawan PSS,” tegas Mauro. (csv)

Bagikan