BAIT.ID – Yogyakarta kembali dipilih Borneo FC Samarinda sebagai kawah candradimuka dalam menatap persaingan ketat Super League musim 2026/2027. Kota Gudeg ini dinilai menjadi lokasi krusial bagi klub berjuluk Pesut Etam tersebut untuk membangun fondasi kekuatan tim secara komprehensif sebelum kompetisi resmi digulirkan.
Pemusatan latihan (training center/TC) yang dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan skema taktik, hingga pembentukan chemistry antarpemain.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengungkapkan bahwa keputusan untuk kembali menggelar pramusim di Yogyakarta tidak lepas dari rekor positif yang konsisten diraih tim pada musim-musim sebelumnya usai melakoni TC di kota tersebut. “Mudah-mudahan keberuntungan tim ini dengan persiapan di Yogyakarta terus berlanjut. Sebab selama kami TC di Yogyakarta, hasil di kompetisi tak pernah mengecewakan,” ujar Dandri.
Selain fasilitas olahraga yang memadai, melimpahnya keberadaan klub-klub pesaing yang turut menggelar pramusim di Yogyakarta menjadi nilai tambah tersendiri. Kondisi ini memudahkan anak-asuh Pesut Etam untuk mendapatkan lawan tanding dengan kualitas sepadan guna menguji kedalaman skuad.
Sinyal positif dari efektivitas TC ini pun langsung terbukti di lapangan hijau. Dalam laga uji coba perdana yang digelar Minggu, 9 Agustus 2026 lalu, Borneo FC sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Semen Padang FC. Hasil ini jadi sebuah modal awal yang manis dalam mengarungi masa persiapan menjelang kick-off Super League 2026/2027. (csv)








