Zulhas Instruksikan Kader PAN Kawal Kesejahteraan Petani dan Stabilitas Pangan di Kaltim

Senin, 27 April 2026
Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan

BAIT.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), menginstruksikan seluruh kader partai untuk memprioritaskan agenda kesejahteraan rakyat, khususnya pengawalan di sektor pangan. Hal ini ditegaskan Zulhas dalam acara “Simphoni Kemenangan” pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Kaltim di Convention Hall, Samarinda, Sabtu 25 April 2026.

Zulhas menekankan bahwa kader PAN harus menjadi garda terdepan dalam mengentaskan kemiskinan, terutama bagi kelompok petani yang dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan partai politik.

Dalam arahannya, Zulhas menyoroti tiga aspek krusial yang tidak boleh luput dari pengawasan kader di lapangan. Distribusi pupuk harus dipastikan pasokannya tidak mengalami keterlambatan bagi petani. Terkait sektor infrastruktur, kader diminta mengawal kelayakan irigasi di daerah-daerah produktif. Menjaga stabilitas harga dengan memantau rutin terhadap harga gabah di tingkat petani juga diminta dilakukan.

Baca juga  BRIDA Kaltim Rancang Agro Tekno Park di Lahan Bekas Tambang

“Kami diberi tugas untuk mengentaskan 30 persen rakyat yang tertinggal, yaitu petani. Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus, dan harga gabah harus terus dicek,” ujar Zulhas.

Ia menambahkan bahwa saat ini harga gabah telah mencapai level di atas Rp6.500 per kilogram. Ia meminta angka tersebut dijaga agar tetap stabil guna menjamin keuntungan bagi para produsen pangan.

Baca juga  Perebutan Kursi Panas DPC PKB Se-Kaltim, 15 Kandidat Masuk Ring UKK Tahap II

Untuk mendukung ekosistem ekonomi desa, Zulhas berencana memfungsikan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) sebagai penyerap hasil produksi petani dan nelayan. Kopdeskel diproyeksikan menjadi buffer atau penyangga saat harga komoditas jatuh di bawah standar pasar.

“Kalau harga gabah atau ikan turun, koperasi desa harus menjadi pembeli. Nantinya, koperasi ini juga akan berperan sebagai supplier untuk program-program strategis pemerintah,” jelasnya.

Terkait stabilitas harga bahan pokok (sembako), Zulhas mengakui adanya mandat langsung dari Presiden untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia menginstruksikan kader untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat guna menggelar pasar murah. “Ini tugas berat. Harga sembako tidak boleh naik, kalau bisa justru turun,” tegas Zulhas.

Baca juga  Pemkot Siapkan Rp30 Miliar Bangun Ulang Dermaga Harapan Baru

Menutup arahannya, Zulhas menyatakan optimisme terhadap perkembangan PAN di wilayah Kaltim. Dengan soliditas kader dalam menjalankan program-program kerakyatan, ia yakin PAN mampu meraih hasil maksimal pada kontestasi politik mendatang. “Insya Allah, PAN nanti jadi pemenang di Kaltim,” pungkasnya. (csv)

Bagikan