ASN Pemprov Kaltim Dibekali Wawasan Kebangsaan, Benteng Hadapi Banjir Hoaks

Senin, 15 September 2025
Pendidikan wawasan kebangsaan kepada ASN di lingkungan Pemprov digelar untuk menangkal hoaks (istimewa)

BAIT.ID – Arus informasi di era digital membawa tantangan serius bagi aparatur negara. Hoaks yang menyebar cepat di media sosial berpotensi meruntuhkan kepercayaan publik bila tidak ditangani dengan bijak. Menyadari hal itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim menggelar pelatihan Wawasan Kebangsaan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim.

Baca juga  Tambang Merajalela di Berau, Mahasiswa Desak Transparansi Dana Reklamasi

Sekretaris Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, menegaskan ASN tidak boleh ikut-ikutan menyebarkan kabar palsu. Menurutnya, citra pemerintah bisa runtuh jika aparatur justru menjadi bagian dari masalah. “ASN harus menjadi penyaring informasi, bukan penyebar hoaks. Mereka dituntut menjadi agen literasi digital sekaligus perekat persatuan bangsa,” tegas Firdaus.

Ia menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya serangan informasi menyesatkan. ASN disebutnya bukan hanya pelayan publik, melainkan juga penjaga wibawa negara.

Baca juga  Rincian APBD Perubahan Kaltim 2025 yang Ditopang Silpa Hingga Tembus Rp21,74 Triliun

Ia juga menambahkan pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman Pancasila serta membangun kapasitas ASN agar bekerja dengan integritas.

Sebanyak 150 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir dalam kegiatan ini. Narasumber yang dihadirkan pun beragam, mulai dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim, penyuluh antikorupsi Inspektorat Samarinda, hingga praktisi media.

Baca juga  Kaltim Kantongi SiLPA Rp500 Miliar, Siap Perkuat Postur Anggaran 2026

Pelatihan juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Ikatan Alumni Lemhannas Kaltim dan Kesbangpol Kaltim terkait program penguatan ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan di Bumi Etam. (csv)

Bagikan