Awasi Program Makan Gratis Saat Ramadan, Pemkot Samarinda Waspadai Temuan Roti Berjamur

Senin, 2 Maret 2026
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri. (istimewa)

BAIT.ID – Pemkot Samarinda berjanji akan memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang bulan Ramadan. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan miring mengenai kualitas makanan yang sampai ke tangan siswa.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan. Ia berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau seluruh proses, mulai dari dapur produksi hingga saat makanan disantap oleh anak-anak.

Baca juga  Samarinda Bersiap Sambut Ramadan: Bahas Aturan THM hingga Skema Zakat

“Kalau sudah mulai ada titik-titik pelaksanaan, itu yang harus kita monitor terus. Kalau perlu kami sidak langsung untuk melihat progresnya, dari persiapan pelayanan sampai distribusinya,” tegas Saefuddin.

Langkah antisipasi ini bukan tanpa alasan. Di tengah jalannya program, sejumlah orang tua mulai mengeluhkan isi paket makanan yang dianggap tidak layak. Salah satu temuan yang mencuat adalah pemberian roti tanpa label BPOM yang diduga sudah berjamur saat dibagikan.

Baca juga  Awasi Retribusi Pasar Pagi, DPRD Samarinda: Jangan Ada "Main" di Lapangan

Menanggapi hal tersebut, Saefuddin mengingatkan para penyedia jasa katering bahwa produk seperti roti memiliki masa kedaluwarsa yang sangat singkat dibanding susu kaleng atau makanan kemasan lainnya. (csv)

Bagikan