Tensi Daerah Memanas, Golkar Samarinda Pilih ‘Cooling Down’ dan Tunda Musda

Jumat, 17 April 2026
Ilustrasi Golkar Samarinda

BAIT.ID – Gejolak sosial di Kaltim yang kian memanas memaksa DPD Partai Golkar Samarinda mengambil langkah taktis. Agenda krusial Musyawarah Daerah (Musda) yang sedianya digelar Sabtu 18 April 2026, resmi diputuskan untuk ditunda sembari menunggu situasi daerah kembali kondusif.

Langkah ini diambil menyusul adanya sinyalemen aksi massa besar-besaran yang diprediksi bakal tumpah ke jalan pada 21 April mendatang. Panitia penyelenggara memilih untuk melakukan cooling down guna menghindari gesekan atau dampak eksternal yang dapat mengganggu jalannya forum tertinggi partai di tingkat kota tersebut.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Samarinda, Ari Wibowo, menegaskan bahwa reposisi jadwal ini merupakan murni pertimbangan keamanan wilayah. Ia membantah keras jika penundaan ini dikaitkan dengan adanya keretakan di internal Beringin. “Situasi Kaltim hari ini menghadapi rencana aksi pada tanggal 21 April. Kami tidak ingin agenda internal partai justru terdistraksi oleh dinamika di lapangan yang berpotensi meningkatkan tensi,” ujar Ari saat dikonfirmasi via pesan singkat, Jumat 17 April 2026.

Baca juga  Habibi Cedera, Borneo FC Cari Opsi Daya Gedor

Ari menekankan bahwa Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk tidak memperkeruh suasana di tengah menghangatnya situasi daerah. “Ini langkah preventif. Kami memilih menggeser jadwal sampai atmosfer daerah kembali tenang dan stabil,” tegasnya.

Menanggapi spekulasi liar yang menyebut penundaan ini sebagai imbas dari alotnya negosiasi antar-faksi di Golkar Samarinda, Ari menepisnya dengan lugas. Ia menjamin bahwa konsolidasi di tingkat akar rumput maupun di level kandidat masih sangat solid.

Baca juga  Pemkot Samarinda Dorong Penambahan Jargas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Begitu juga dengan persiapan teknis acara juga sudah menunggu dijalankan. Secara teknis, logistik dan tempat acara sudah siap dan hanya tinggal melakukan penjadwalan ulang. Seluruh figur yang muncul dalam bursa pencalonan disebut tetap berkomitmen pada mekanisme partai. “Penundaan ini bersifat sementara, bukan pembatalan agenda,” tukasnya.

Mengenai penetapan tanggal pengganti, panitia kini berada dalam posisi menunggu restu dari struktur di atasnya. Golkar Samarinda terus menjalin komunikasi intensif dengan DPD I Partai Golkar Kaltim untuk menentukan momentum yang tepat. “Kami masih menunggu arahan dan surat resmi dari DPD I. Segera setelah situasi dinyatakan kondusif, kami akan ajukan kembali draf penjadwalannya,” pungkas Ari.

Baca juga  Insinerator Jadi Harapan Baru Kurangi Beban Sampah di Samarinda

Keputusan penundaan ini seolah menegaskan strategi Golkar yang lebih mengedepankan kalkulasi politik matang dan stabilitas, ketimbang memaksakan agenda di tengah ketidakpastian situasi eksternal. (csv)

Bagikan