Misi Curi Poin di Parepare, Borneo FC Siap Ladeni Perlawanan Sengit Juku Eja

Kamis, 16 April 2026
Penggawa Borneo FC memasang target 3 poin saat melawat ke kandang PSM Makassar. Persiapan pun sudah dijalankan untuk laga yang berlangsung di Pare-Pare itu. (istimewa)

BAIT.ID – Borneo FC Samarinda menatap matchday ke-28 BRI Super League dengan ambisi tinggi. Meski harus melakoni laga tandang krusial ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu 18 April 2026 skuad berjuluk Pesut Etam tersebut menegaskan tidak datang untuk sekadar main aman. Target tiga poin menjadi harga mati demi mengamankan posisi di jalur perebutan gelar juara.

Juru taktik Borneo FC, Fabio Lefundes, mengonfirmasi bahwa seluruh persiapan taktikal telah dimatangkan. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil habis-habisan dalam duel yang diprediksi berjalan dengan intensitas tinggi tersebut. “Kami sudah mematangkan strategi untuk pertandingan nanti. Sekarang segalanya bergantung pada eksekusi para pemain di lapangan. Mereka harus menunjukkan mentalitas pemenang,” tegas Lefundes.

Baca juga  Awasi Program Makan Gratis Saat Ramadan, Pemkot Samarinda Waspadai Temuan Roti Berjamur

Pelatih asal Brasil tersebut menyadari sepenuhnya bahwa mencuri poin penuh dari tangan Pasukan Ramang bukanlah perkara mudah. PSM dikenal memiliki pertahanan yang disiplin dan atmosfer stadion yang kerap menyulitkan tim tamu. Namun, mengingat kompetisi sudah memasuki fase krusial, Lefundes menyebut kemenangan adalah satu-satunya opsi logis bagi timnya.

“Jika ingin meraih sesuatu yang besar musim ini, kami harus bisa menang di markas lawan. Tidak ada pilihan lain, target kami adalah tiga poin,” tambahnya.

Baca juga  Borneo FC Siap Pertahankan Rekor Sempurna Saat Hadapi Persik Kediri

Menilik rekor pertemuan, Borneo FC memang punya modal positif setelah berhasil menumbangkan PSM pada putaran pertama lalu. Meski begitu, Lefundes enggan jemawa. Ia telah melakukan analisis mendalam terhadap gaya permainan lawan dan mengisyaratkan akan ada sedikit perubahan skema taktis guna meredam agresivitas tuan rumah.

“Kami sudah mengantongi gaya main mereka. PSM selalu menjadi lawan yang merepotkan; kami merasakannya sendiri di pertemuan pertama. Kami perlu sedikit penyesuaian taktik agar bisa mengantisipasi kejutan yang mereka siapkan,” tutupnya.

Baca juga  Borneo FC Fokus Benahi Transisi, Meski Awal Musim Sempurna

Duel bertajuk Big Match ini dipastikan akan menyedot perhatian publik sepak bola tanah air, mengingat kedua tim memiliki sejarah rivalitas yang cukup sengit di papan atas klasemen. Apakah Pesut Etam mampu membawa pulang poin penuh dari Parepare, atau justru Juku Eja yang berhasil mengamankan poin di kandang sendiri? Kita tunggu pembuktiannya di lapangan hijau. (csv)

Bagikan