Gubernur Kaltim Akan Wawancarai Langsung Calon Direksi BUMD

Jumat, 15 Agustus 2025
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud

BAIT.ID – Proses seleksi calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kaltim telah rampung. Nama-nama hasil seleksi dari panitia kini sudah berada di meja Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Namun, sebelum menetapkan pilihan, Rudy memastikan akan melakukan wawancara langsung dengan para kandidat.

Hal itu disampaikan Rudy usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Jumat 15 Agustus 2025 siang. Ia mengungkapkan, setiap posisi direksi telah mengerucut pada tiga nama kandidat. “Tapi saya masih ingin interview langsung sebelum menetapkan,” ujarnya.

Baca juga  Interupsi di Paripurna, Darlis Minta Pemprov Tidak Ambil Kebijakan Baru Saat APBD Dibahas

Rudy meminta masyarakat bersabar menunggu waktu penetapan direksi terpilih. Ia menegaskan, seluruh proses akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Tunggu waktunya saja, sabar dulu ya,” tuturnya kepada awak media.

Tercatat, ada empat BUMD yang membutuhkan direktur utama, yakni PT Migas Mandiri Pratama (MMP), PT Melati Bhakti Satya (MBS), PT Ketenagalistrikan Kaltim, dan Perusahaan Daerah (PD) Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera.

Baca juga  BPK Beri Rapor Merah Program Gratispol: Rp1,05 Miliar Wajib Dikembalikan ke Kas Daerah

Selain direktur utama, PT MMP dan MBS juga membuka posisi direktur operasional serta direktur keuangan dan SDM. PT Ketenagalistrikan Kaltim mencari dua posisi, yaitu direktur utama dan direktur operasional. Sementara PD Sylva Kaltim hanya mencari direktur utama.

Menanggapi proses seleksi ini, anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan fungsi pengawasan. Ia berharap BUMD dapat memperbaiki tata kelola perusahaan agar lebih profesional. “Pengawasan berjalan bersama Pemprov Kaltim, mengingat ada dana APBD yang disertakan dalam penyertaan modal,” kata Firnadi.

Baca juga  Bahar Kritik Sikap Wagub Terkait Aksi Mahasiswa di PKKMB Unmul

Menurutnya, tata kelola yang baik akan meminimalkan kesalahan dalam pengambilan kebijakan bisnis. Dampaknya, BUMD bisa meraih keuntungan dan memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah. “Ini momentum bagus untuk perbaikan tata kelola BUMD,” tandasnya. (csv)

Bagikan