Borneo FC Bangkit, Mauro Jeronimo Puji Mentalitas Pesut Etam

Kamis, 22 Oktober 2026
Para pemain Borneo FC merayakan kemenangan atas Tainan City sekaligus mengunci tiket ke perempat final ACGL. Pujian terhadap mentalitas pemain juga dinilai patut diberikan atas kerja keras di lapangan. (istimewa)

BAIT.ID – Borneo FC menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Tainan City pada lanjutan AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027. Sempat tertinggal lebih dulu, Pesut Etam bangkit dan menutup laga dengan kemenangan 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026 malam.

Kebangkitan tersebut mengantarkan Borneo FC menyapu bersih dua pertandingan fase grup sekaligus mengunci posisi puncak klasemen Grup D dengan enam poin. Hasil itu juga memastikan langkah tim asuhan Mauro Jeronimo ke perempat final.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengapresiasi respons anak asuhnya setelah berada dalam situasi tertinggal. Menurut dia, ketenangan dan kemampuan pemain menjaga fokus menjadi kunci perubahan permainan, terutama pada babak kedua. “Kami tentu merasa bangga dengan hasil laga ini karena berhasil mendapatkan apa yang kami inginkan, yaitu lolos ke perempat final. Ini memang target kami,” ujar Mauro dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Baca juga  Bungkam Semen Padang 3-0, Borneo FC Tempel Ketat Persib di Puncak Klasemen

Pelatih asal Portugal itu menegaskan, laga melawan Tainan City tidak pernah dipandang sebagai pertandingan mudah. Ia menilai lawan memiliki ambisi dan kualitas untuk memberikan perlawanan, sehingga para pemain harus tetap menjaga konsentrasi sepanjang laga.

“Saya selalu mengatakan kepada pemain bahwa dalam sepak bola tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus menghormati lawan karena mereka juga memiliki ambisi. Sejak awal, kami tahu ini tidak akan menjadi laga yang mudah,” katanya.

Mauro juga menyoroti mentalitas para pemain yang tidak kehilangan arah setelah kebobolan. Memasuki babak kedua, Juan Villa dan kolega dinilai mampu bermain lebih tenang, membaca situasi dengan rasional, serta terus menekan untuk membalikkan keadaan. “Dalam hidup, terkadang Anda bisa terpukul keras, tetapi yang terpenting adalah bangkit kembali dan tidak menyerah,” ucapnya.

Baca juga  Hadapi Empat Kompetisi, Borneo FC Pilih Selektif dan Ogah Buru-Buru Rilis Skuad Baru

“Pada babak kedua, semua pemain lebih tenang dan berpikir rasional tentang apa yang harus dilakukan untuk mengubah hasil. Mereka tampil fantastis,” lanjut mantan pelatih Nam Dinh FC tersebut.

Menurut Mauro, konsistensi tekanan yang dibangun Borneo FC akhirnya membuahkan hasil. Ia menilai para pemain pantas mendapat apresiasi atas kemampuan menjaga ketenangan dan terus mencari peluang hingga kemenangan berhasil diamankan.

“Seluruh pujian pantas diberikan kepada mereka karena mampu menjaga ketenangan dan terus menyerang. Kami tahu gol akan datang cepat atau lambat. Pada akhirnya, saya pikir kami layak mendapatkan kemenangan ini,” tuturnya.

Baca juga  Optimalisasi Pertanian Jadi Strategi Kaltim Capai Ketahanan Pangan

Sebelumnya, Borneo FC membuka kiprah di Grup D dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United. Tambahan tiga poin dari laga kontra Tainan City memastikan Pesut Etam finis di posisi teratas grup.

Borneo FC hanya memainkan dua pertandingan pada fase grup setelah wakil Filipina, One Taguig, mengundurkan diri dari turnamen menyusul pencabutan lisensi klub oleh Federasi Sepak Bola Filipina (PFF).

Kini, Pesut Etam mengalihkan fokus ke babak perempat final dengan modal dua kemenangan dan kepercayaan diri setelah membuktikan kemampuan bangkit dalam situasi sulit. (csv)

Bagikan