Perebutan Kursi Panas DPC PKB Se-Kaltim, 15 Kandidat Masuk Ring UKK Tahap II

Sabtu, 18 April 2026
Kandidat ketua DPC PKB se-Kaltim semakin mengerucut usai proses penjaringan yang berjalan sejauh ini. (istimewa)

BAIT.ID – Peta persaingan menuju kursi nakhoda Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di 10 Kabupaten/Kota se-Kaltim memasuki fase krusial. Dari total 42 figur yang sempat muncul ke permukaan, kini hanya tersisa 15 kandidat terpilih yang dinyatakan lolos untuk bertarung di Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap II.

Seleksi ketat ini merupakan bagian dari akselerasi restrukturisasi partai jelang masa bakti 2026–2031. Ketua Tim Penataan Struktur DPC PKB Kaltim, Michael Adams, menegaskan bahwa penyaringan ini dilakukan untuk memastikan mesin partai di tingkat daerah diisi oleh kader-kader yang memiliki visi taktis.

“Awalnya ada 42 nama yang diusulkan dari seluruh penjuru Kaltim. Setelah melalui penjaringan tahap awal, kini mengerucut menjadi 15 nama yang akan kita bawa ke level interview mendalam,” ujar Michael saat memberikan keterangan pers di Kantor DPW PKB Kaltim, Jalan Bhayangkara, Samarinda.

Baca juga  Pemkot Samarinda Tunjuk Neneng Chamelia Jadi Sekda Lewat Manajemen Talenta

Dalam peta persaingan kali ini, sorotan tajam tertuju pada Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kedua wilayah ini diprediksi menjadi “medan pertempuran” paling sengit dengan masing-masing menempatkan empat kandidat yang siap adu mekanik politik.

Di Samarinda, nama-nama beken seperti Jahidin, Wahyudin, Rusdi Doviyanto, hingga Aris Mulyanata akan saling sikut memperebutkan restu pusat. Sementara di Kukar, nama Eko Wulandanu hingga Sarpin bersiap menunjukkan taringnya dalam menyusun strategi pemenangan di wilayah Kutai.

Baca juga  Polemik Pengembalian Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Ketua DPRD Kaltim Klaim Tak Masuk Ranah Teknis

PKB tidak hanya mencari sosok populer, namun pemimpin yang mampu menerjemahkan instruksi DPP ke tingkat akar rumput. Para kandidat diwajibkan menyetor proposal rencana strategis yang mencakup, langkah penguatan struktur, termasuk pembentukan pengurus hingga tingkat kelurahan dan desa. Memaksimalkan keterwakilan perempuan dalam struktur partai. Serta strategi konkret merangkul pemilih muda sebagai lumbung suara masa depan.

Sementara untuk daftar 15 kandidat yang melaju ke UKK Tahap II adalah

Kabupaten Paser, Fahmi Fadli

Kabupaten Kukar, Eko Wulandanu, Desman Minang Endianto, Dedik Harianto, Sarpin

Kabupaten Berau, Sutomo Jabir

Kota Samarinda, Jahidin, Wahyudin, Rusdi Doviyanto, Aris Mulyanata

Kota Balikpapan, Michael Adams

Baca juga  Polemik Tarif Transportasi Online di Kaltim Belum Temui Titik Terang

Kota Bontang, Firman, S.E

Kabupaten PPU, Irawan Heru S

Kabupaten Mahulu, Martin Hat

Kabupaten Kubar, Rita Asmara Dewi

Terdapat catatan khusus untuk DPC PKB Kutai Timur. Michael menjelaskan bahwa kekosongan daftar kandidat di wilayah tersebut disebabkan oleh kebijakan khusus DPP. “Untuk Kutim akan ada panggilan langsung dari DPP. Ini merupakan evaluasi khusus terkait hasil Pileg lalu di mana kita kehilangan kursi di sana,” tambahnya.

Seluruh kandidat dijadwalkan menghadapi tim penguji dari DPP PKB pada 21 April 2026. Hasil dari UKK ini akan menjadi rapor mutlak yang menentukan siapa yang paling layak memegang tongkat komando PKB di Bumi Etam untuk lima tahun ke depan. (csv)

Bagikan