Borneo FC Fokus Benahi Transisi, Meski Awal Musim Sempurna

Sabtu, 20 September 2025
Borneo FC enggan meremehkan Persis Solo sebagai lawan berikutnya di laga lanjutan BRI Super League. Juan Villa bakal jadi andalan Pesut Etam di lini tengah (istimewa)

BAIT.ID – Start mulus di awal musim tidak membuat Borneo FC jemawa. Meski sudah mengantongi poin sempurna, pelatih Fabio Lefundes menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama soal transisi permainan.

Pelatih asal Brasil itu menilai para pemainnya sudah menunjukkan progres positif. Namun, ia menyoroti fase pergantian dari bertahan ke menyerang yang menurutnya masih bisa lebih tajam. β€œTiga gol ke gawang PSIM lahir dari transisi. Itu bukti potensi besar yang dimiliki tim, tapi tetap ada detail yang harus disesuaikan. Saya senang dengan progres pemain, namun kami tidak boleh cepat puas,” ujar Fabio.

Baca juga  Misi Bangkit Laskar Sambernyawa vs Konsistensi Pesut Etam

Di sisi lain, sektor pertahanan justru mendapat apresiasi lebih. Fabio mengaku para pemain belakang sudah memahami skema yang diinginkan tim pelatih. Hanya saja, kecepatan mengubah momen bertahan menjadi serangan balik dinilai masih kurang konsisten. β€œSecara pertahanan sudah sesuai, tinggal bagaimana mengonversi itu jadi serangan berbahaya yang perlu terus diasah,” tegasnya.

Baca juga  Rekor Sempurna Borneo FC Dipatahkan Bali United di Segiri

Menjelang laga kontra Persis Solo, Fabio juga menyinggung rekor pertemuan musim lalu yang kurang bersahabat bagi Pesut Etam. Namun, ia menegaskan kondisi saat ini berbeda. β€œTim berubah, pelatih berubah. Bahkan tim papan bawah pun bisa memberi kesulitan di Liga 1. Jadi semua lawan harus dihormati,” jelasnya.

Secara garis besar, transisi Borneo FC musim ini sudah lebih menjanjikan dibanding musim lalu.Namun, kelemahan terlihat pada kecepatan membaca situasi setelah merebut bola. Beberapa kali, lini tengah Borneo terlalu lama menahan bola sehingga momentum serangan balik hilang. Selain itu, koordinasi antara gelandang dan sayap dalam membuka ruang masih belum konsisten.

Baca juga  APBD 2026 Kaltim Dibahas Tanpa Hitungan Pemangkasan Dana Transfer

Jika Fabio mampu meningkatkan sinkronisasi antar lini, Borneo FC berpotensi menjadi salah satu tim dengan transisi tercepat di Liga 1. Artinya, bukan hanya kuat bertahan, tetapi juga mematikan saat melakukan serangan balik. (csv)

Bagikan