BAIT.ID – Persaingan perebutan takhta juara Super League 2025/2026 semakin memanas. Koleksi poin yang identik antara Persib Bandung dan Borneo FC memicu gelombang spekulasi serta kalkulasi di kalangan pencinta sepak bola nasional mengenai siapa yang akan mengangkat trofi di akhir musim.
Di atas kertas, banyak pihak menilai Pesut Etam memiliki jadwal yang relatif lebih menguntungkan. Dari lima pertandingan tersisa, Borneo FC praktis hanya akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Bali United dan menjamu Malut United. Sementara tiga laga lainnya, yakni melawan Persik Kediri, Persijap Jepara, dan Persita Tangerang, dianggap sebagai jalur terbuka untuk meraup poin penuh.
Namun, juru taktik Borneo FC, Fabio Lefundes, dengan tegas menolak narasi tersebut. Pelatih asal Brasil ini enggan memandang sebelah mata peta kekuatan lawan di penghujung kompetisi. “Tidak ada pertandingan mudah di liga ini. Kami harus mempersiapkan mental untuk setiap laga yang tersisa. Bagi kami, lima pertandingan ini adalah final. Kami akan bekerja keras habis-habisan untuk tetap berada di jalur juara,” tegas Lefundes.
Lefundes menekankan bahwa kunci keberhasilan timnya sejauh ini adalah stabilitas performa. Ia tidak ingin anak asuhnya kehilangan momentum yang sudah dibangun dengan susah payah sejak awal musim. Baginya, menjaga ritme permainan di sisa kompetisi jauh lebih krusial daripada sekadar menghitung kekuatan lawan di atas kertas.
“Menjaga penampilan tim agar tetap stabil sudah kami buktikan dalam 28 pertandingan sebelumnya. Jadi, jika ditanya soal persiapan menuju lima laga terakhir, fokus kami tetap sama: mempertahankan standar yang sudah kami capai,” tambahnya.
Selain taktik, aspek psikologis menjadi perhatian utama mantan pelatih Madura United dan Persita Tangerang tersebut. Lefundes meyakini bahwa determinasi pemain di lapangan akan menjadi pembeda di tengah tekanan perebutan gelar juara. “Silakan tanya langsung kepada pemain bagaimana motivasi mereka. Saya bisa pastikan, kami semua memiliki satu visi yang sama musim ini: bermain apik di setiap laga dan menutup kompetisi dengan kebahagiaan (juara),” ujar Lefundes dengan nada optimistis.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh penggawa Pesut Etam yang telah berjuang keras hingga sejauh ini. Menurutnya, posisi Borneo FC di papan atas saat ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari etos kerja yang dimulai sejak masa pramusim.
“Pemain adalah aktor utamanya. Mereka tampil luar biasa di setiap laga. Apa yang diraih tim saat ini adalah buah manis dari kerja keras kolektif sejak kompetisi ini bahkan belum dimulai,” pungkasnya. (csv)








