BAIT.ID – Borneo FC Samarinda mengusung misi wajib menang pada pekan ke-29 BRI Liga 1 2025/2026. Menempati posisi runner-up klasemen sementara, tim berjuluk Pesut Etam ini enggan terpeleset di enam laga sisa demi menjaga asa merengkuh gelar juara musim ini.
Pelatih kepala Borneo FC, Fábio Lefundes, menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan di fase krusial ini. Dalam konferensi pers sebelum laga, juru taktik asal Brasil tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil disiplin dan memaksimalkan status sebagai tuan rumah.
“Kami harus fokus pertandingan demi pertandingan. Jika ingin tetap berada di jalur persaingan juara, meraih tiga poin adalah harga mati,” tegas Lefundes di hadapan awak media.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kartu as yang ingin dimaksimalkan oleh manajemen dan tim pelatih. Lefundes menilai atmosfer stadion akan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Juan Villa dkk untuk menjaga konsistensi performa.
Selain faktor teknis, Lefundes juga menyoroti aspek fair play. Ia mengapresiasi anak asuhnya yang selama ini mampu menjaga emosi dan minim melakukan pelanggaran tidak perlu yang berujung kartu. “Kami ingin menang dengan cara yang elegan. Kami tidak ingin bermain kotor atau terlalu banyak melakukan protes kepada wasit. Fokus kami adalah aliran bola dan strategi, bukan merusak irama pertandingan,” tambahnya.
Di lini depan, bomber Pesut Etam, Koldo Obieta menyatakan kesiapannya untuk kembali mencatatkan nama di papan skor. Meski termotivasi membobol gawang lawan, striker asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa kepentingan kolektif jauh lebih penting dibanding gelar individu.
“Tentu saya ingin mencetak gol, apalagi bermain di kandang. Namun, jika saya tidak mencetak gol tapi tim berhasil menang, itu jauh lebih bermakna bagi saya. Kemenangan tim adalah prioritas utama,” pungkas Obieta.
Saat ini, Borneo FC terus menempel ketat pemuncak klasemen. Dengan sisa enam pertandingan, setiap laga kini ibarat partai final bagi tim kebanggaan masyarakat Samarinda tersebut. (csv)








